![]() |
| Wandi Putra (47) tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit usai mengalami luka serius pada wajah dan kepala akibat serangan beruang madu di Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota. |
Limapuluh Kota, MP----- Momen panen buah manggis berubah menjadi tragedi mencekam di Jorong Mudiak Liki, Nagari Kurai, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota. Seorang ayah, Wandi Putra (47), mengalami luka parah di bagian wajah dan kepala setelah berjuang menyelamatkan anaknya, Aldi (11), dari serangan beruang madu, Senin (19/1/2026).
Peristiwa menegangkan itu terjadi saat Wandi dan Aldi hendak pulang dari ladang mereka. Tanpa diduga, seekor beruang madu keluar dari arah semak dan langsung menerkam Aldi, menggigit tangan bocah tersebut. Jeritan sang anak memecah keheningan kebun.
Refleks, Wandi berlari menghampiri dan berusaha melepaskan anaknya dari cengkeraman hewan buas itu. Namun upaya heroik tersebut membuat Wandi justru menjadi sasaran amukan beruang. Cakaran dan gigitan mengenai bagian mulut serta kepala korban hingga menyebabkan luka robek serius.
“Anak korban lebih dulu diserang. Ayahnya menolong dan ikut diserang beruang,” ujar Kapolres Limapuluh Kota AKBP Syaiful Wachid melalui Kapolsek Suliki IPTU Doni Putra.
Setelah melukai kedua korban, beruang madu tersebut melarikan diri kembali ke kawasan hutan yang berbatasan langsung dengan ladang warga. Sementara itu, Wandi dan Aldi segera dievakuasi ke RS Achmad Darwis Suliki untuk mendapatkan perawatan darurat. Karena kondisi luka yang cukup parah, Wandi kemudian dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Insiden ini menambah daftar konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah perbukitan Suliki. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar ladang dan hutan, serta segera melapor jika melihat kemunculan satwa liar berbahaya.
(*)
