![]() |
| Menteri PU Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan infrastruktur pendukung KSPP Wanam di Papua Selatan. |
Papua Selatan, MP----- Pembangunan infrastruktur pendukung Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam di Papua Selatan terus dipercepat. Pemerintah menargetkan lahan pertanian di kawasan tersebut sudah bisa memasuki masa panen pada tahun ini, sebagai bagian dari dukungan terhadap arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
![]() |
| Peningkatan akses jalan menuju kawasan cetak sawah Wanam guna memperlancar distribusi logistik dan hasil panen. |
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar menjadi kunci utama keberhasilan program cetak sawah di Wanam.
“Kami bekerja secara terpadu dan intensif, mulai dari pengendalian banjir, pembangunan jaringan irigasi, hingga peningkatan konektivitas jalan menuju kawasan pertanian. Infrastruktur ini menjadi fondasi agar lahan yang dikembangkan bisa produktif dan berkelanjutan,” ujar Dody.
Menurutnya, pengendalian banjir dilakukan untuk memastikan lahan tidak terdampak genangan saat musim hujan. Sementara itu, pembangunan jaringan irigasi diprioritaskan guna menjamin ketersediaan air bagi tanaman padi sepanjang musim tanam.
Tak hanya itu, akses jalan menuju kawasan cetak sawah juga terus ditingkatkan untuk memperlancar mobilisasi alat, distribusi pupuk dan benih, hingga memudahkan pengangkutan hasil panen nantinya.
Dody menambahkan, percepatan pembangunan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun pusat-pusat produksi pangan baru di luar Pulau Jawa.
“KSPP Wanam diharapkan tidak hanya menghadirkan sawah baru, tetapi juga menjadi pengungkit ekonomi masyarakat setempat. Kita ingin masyarakat Papua Selatan merasakan langsung manfaat pembangunan ini, baik dari sisi lapangan kerja maupun peningkatan pendapatan,” tegasnya.
Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, pemerintah optimistis kawasan ini dapat berkontribusi signifikan terhadap penguatan cadangan pangan nasional sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.
(bakom.ri)

