-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Kementerian PU Rampungkan Gedung 7 Lantai UNISRI Surakarta, Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi

Minggu, 08 Februari 2026 | Februari 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-07T23:22:54Z

Surakarta, MP----- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur pendidikan tinggi sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui rampungnya pembangunan Gedung Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Gedung modern ini dibangun dengan total luas mencapai 7.845 meter persegi, terdiri atas 7 lantai dan 1 rooftop, serta dirancang untuk menunjang kebutuhan pembelajaran di era pendidikan modern.

Bangunan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari ruang kuliah dan laboratorium, coworking space, aula serbaguna, mushala, hingga fasilitas ramah difabel. Seluruh desain gedung mengusung konsep modern, inklusif, dan adaptif, sejalan dengan transformasi pendidikan tinggi yang menuntut fleksibilitas dan kolaborasi.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Infrastruktur pendidikan yang dibangun secara profesional dan bermutu merupakan fondasi penting dalam mencetak lulusan yang siap bersaing, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Menteri Dody.

Ia menambahkan, melalui pengawasan konstruksi yang ketat dan standar mutu yang tinggi, Kementerian PU memastikan setiap bangunan pendidikan yang dibangun benar-benar berfungsi sebagai ruang tumbuh generasi masa depan, bukan hanya ruang belajar semata.

Penyelesaian Gedung UNISRI Surakarta ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar, memperkuat ekosistem akademik kampus, serta mendukung lahirnya SDM unggul yang berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

“Karena membangun pendidikan hari ini, berarti menyiapkan Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing di masa depan,” pungkas Menteri Dody.

(bakom.ri)

×
Berita Terbaru Update