![]() |
| Ketua Umum KJI, Andarizal |
Padang, MP----- Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendapat apresiasi dari kalangan insan pers. Ketua Umum Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI), Andarizal, menilai hubungan antara organisasi kewartawanan dan Pemerintah Kota Padang semakin kuat, terbuka, dan saling menguatkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Andarizal dalam momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Fadly - Maigus yang digelar di Youth Center Gedung Bagindo Aziz Chan, Padang, Jumat (20/2/2026).
Menurut Andarizal, pola komunikasi antara pemerintah dan jurnalis menunjukkan kemajuan signifikan dibanding sebelumnya. Ia melihat adanya ruang dialog yang lebih sehat, akses informasi yang lebih terbuka, serta perhatian yang lebih baik terhadap profesi jurnalis di Kota Padang.
“Kolaborasi ini bukan sekadar hubungan formal kelembagaan. Kami merasakan adanya kemitraan strategis yang saling menguatkan. Pemerintah lebih terbuka, dan jurnalis juga semakin profesional dalam menjalankan fungsi kontrol sosial,” tegas Andarizal.
Ia menegaskan, pers memiliki peran vital dalam ekosistem demokrasi lokal. Media bukan hanya peliput agenda seremonial, tetapi pilar yang menjaga transparansi, akuntabilitas, serta menyuarakan aspirasi masyarakat. Karena itu, kolaborasi yang terbangun harus terus diperkuat, bukan justru melemah.
Meski mengapresiasi capaian satu tahun ini, Andarizal mengingatkan bahwa tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks. Disrupsi digital, arus informasi yang tak terkendali, serta maraknya hoaks menuntut adanya dukungan nyata terhadap penguatan kapasitas dan perlindungan profesi jurnalis.
“Kami berharap komitmen terhadap keterbukaan informasi publik terus dijaga dan ditingkatkan. Dukungan terhadap peningkatan kompetensi jurnalis juga penting agar kualitas pemberitaan semakin baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.
KJI, lanjut Andarizal, siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Pemerintah Kota Padang. Ia menekankan bahwa kritik dari pers bukanlah bentuk perlawanan, melainkan bagian dari upaya bersama membangun kota secara transparan dan berkeadilan.
“Kami ingin sinergi ini terus dirawat. Pemerintah kuat karena dukungan publik, dan publik mendapatkan informasi yang benar melalui pers yang independen. Di situlah kolaborasi menjadi kunci,” pungkasnya.
Refleksi satu tahun kepemimpinan Fadly - Maigus menjadi momentum penting untuk mempertegas bahwa kemajuan Kota Padang tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh keterbukaan dan kemitraan yang sehat antara pemerintah dan insan pers.
(Rajo Alam)

