![]() |
| Suasana hangat pertemuan Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono dengan Dubes Seychelles Mission for ASEAN Nico Barito dalam acara buka puasa bersama di Seychelles Jakarta, Senin (16/3). |
Jakarta, MP----- Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono menghadiri undangan buka puasa bersama dengan Duta Besar Seychelles Mission for ASEAN, Nico Barito di Seychelles Jakarta, Senin (16/3). Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas peluang kerja sama strategis antara Indonesia dan Seychelles dalam pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai potensi kolaborasi, khususnya dalam mempromosikan pembangunan berkelanjutan, konservasi lingkungan laut melalui pengembangan ekowisata, serta penguatan konsep ekonomi biru (blue economy) yang menjadi fokus kedua negara kepulauan tersebut.
Menteri Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa kerja sama lintas negara sangat penting dalam menjaga kelestarian laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan, termasuk pengembangan ekowisata dan penguatan ekonomi biru antara Seychelles dan berbagai daerah di Indonesia,” ujar Trenggono.
Ia juga mengapresiasi peran Nico Barito yang selama ini aktif menjembatani kolaborasi antarnegara, khususnya dalam mendorong inisiatif keberlanjutan laut di kawasan ASEAN.
Menurutnya, sinergi antara Indonesia dan Seychelles memiliki potensi besar untuk menghadirkan inovasi dalam pengelolaan laut yang ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.
“Peran Pak Dubes sangat penting dalam membangun jembatan kerja sama yang berfokus pada keberlanjutan laut serta kesejahteraan masyarakat pesisir,” tambahnya.
Melalui pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut, Trenggono berharap silaturahmi dan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin memperkuat komitmen kedua negara dalam menjaga kelestarian laut serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Semoga kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi upaya pelestarian laut serta penguatan ekonomi masyarakat di kedua negara,” tutupnya.
(Red/Jkt)
