![]() |
| Annisa Marlina - La Ode Aldoni Friki Putra |
Padang, MP----- Suasana hangat dan penuh kebahagiaan menyelimuti pesta pernikahan Annisa Marlina dengan La Ode Aldoni Friki Putra pada Minggu, 26 April 2026. Bertempat di Cafe Arau dan Resto, acara ini tidak sekadar menjadi seremoni sakral dua insan, tetapi juga perayaan kebersamaan yang kental dengan nuansa kekeluargaan.
![]() |
| Deviza, Afrinaldi, Yurdin, dan Muhammad Husni Nahar berfoto santai di satu meja bersama undangan lain, merajut kebersamaan di momen bahagia pernikahan Annisa–Aldoni. |
Sejak awal kedatangan, para tamu disambut pemandangan yang serasi, dominasi busana serba putih yang dikenakan menciptakan atmosfer bersih, cerah, dan elegan. Di tengah keramaian itu, sosok Muhammad Husni Nahar tampil mencolok namun bersahaja. Mengenakan pakaian putih dengan selempang songket hitam bermotif bunga berbenang emas di pinggang, ia berdiri menyambut tamu dengan senyum hangat, sebuah simbol kebanggaan sekaligus haru sebagai mamak dari mempelai perempuan.
![]() |
| Haynes Ade bersama putranya mengabadikan momen foto dengan Muhammad Husni Nahar di tengah hangatnya suasana pesta. |
“Ini bukan hanya hari bahagia bagi anak kemenakan kami, tapi juga momen berkumpulnya keluarga besar dan sahabat lama. Saya merasa sangat bersyukur, karena kebahagiaan ini bisa dirasakan bersama,” ujar Husni Nahar dengan mata berbinar.
![]() |
| Darusmar bersama istri tercinta duduk satu meja dengan Haynes Ade, menikmati hangatnya suasana penuh kebersamaan. |
Baginya, pernikahan ini bukan sekadar prosesi, melainkan titik temu antara masa lalu dan masa kini, di mana keluarga, kolega, hingga sahabat masa kecil kembali dipertemukan dalam suasana penuh kehangatan.
Kehadiran sejumlah tokoh dan sahabat lama menambah kesan mendalam bagi tuan rumah. Haynes Ade, yang dikenal sebagai rekan dekat sekaligus teman sejak kecil Husni Nahar, mengungkapkan rasa harunya.
“Saya melihat langsung bagaimana beliau menyambut setiap tamu dengan penuh perhatian. Ini bukan sekadar pesta, tapi cerminan ketulusan hati seorang keluarga besar Minangkabau. Saya merasa terhormat bisa hadir,” ujarnya.
Senada, tamu undangan lainnya seperti Deviza dan Afrinaldi juga merasakan kehangatan yang sama. Mereka menilai pesta ini tidak hanya meriah secara visual, tetapi juga sarat makna emosional.
“Jarang kita temui suasana pesta yang terasa begitu dekat. Semua tamu seperti keluarga sendiri,” kata Deviza, sementara Afrinaldi menambahkan, “Ada rasa kebersamaan yang kuat, mungkin karena hubungan personal yang sudah terjalin lama.”
Tak hanya membawa kehadiran, para tamu juga menyampaikan doa tulus bagi kedua mempelai. Haynes Ade menyampaikan harapannya, “Semoga Annisa dan Aldoni menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, penuh cinta dan keberkahan. Aamiin.”
Ucapan serupa juga datang dari Deviza, “Kami mendoakan keduanya selalu diberi kebahagiaan, saling menguatkan dalam setiap langkah kehidupan, dan menjadi keluarga yang diridai Allah. Aamiin.”
Sementara Afrinaldi menambahkan, “Semoga rumah tangga yang dibangun hari ini menjadi tempat pulang yang penuh ketenangan, cinta, dan keberkahan hingga akhir hayat. Aamiin.”
Sepanjang acara, tawa, pelukan, dan percakapan hangat mengalir tanpa sekat. Latar kawasan Batang Arau yang historis semakin memperkuat nuansa klasik sekaligus intim dari perayaan tersebut.
Pernikahan Annisa Marlina dan La Ode Aldoni Friki Putra pun menjadi lebih dari sekadar pesta, ia menjelma menjadi ruang temu kenangan, harapan, dan ikatan yang terus hidup. Di bawah balutan warna putih yang sederhana, tersimpan cerita tentang keluarga, persahabatan, dan cinta yang tumbuh lintas waktu.
(Rajo. A/red)



