-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Halal Bihalal PSM-KP, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi di Nuansa Lebaran 1447 H

Rabu, 25 Maret 2026 | Maret 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-25T01:54:33Z
Foto bersama keluarga besar PSM-KP usai halal bihalal dalam suasana Lebaran 1447 H, mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

Padang, MP----- Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Persatuan Suku Malayu Kota Padang (PSM-KP) menggelar halal bihalal yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Selasa malam (24/3). Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Pembina PSM-KP, H. Windasnofil, SKM, MM, di Komplek Taman Citra Berlindo, Blok G/10, Kelurahan Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah.

Kehadiran niniak mamak, bundo kanduang, serta keluarga besar PSM-KP semakin menegaskan kuatnya nilai kebersamaan dalam tradisi Minangkabau. Dalam budaya Minang, silaturahmi bukan sekadar pertemuan, melainkan bagian dari falsafah hidup yang menjunjung tinggi hubungan kekerabatan, sejalan dengan prinsip “duduak basamo, tagak basamo” serta semangat badunsanak yang diwariskan turun - temurun.

Momentum halal bihalal di hari raya juga menjadi ruang memperkuat nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, di mana adat dan ajaran agama berjalan seiring dalam kehidupan masyarakat. Tradisi saling bermaafan, berkumpul dalam satu rumah gadang (secara filosofi), serta menghormati peran niniak mamak dan bundo kanduang menjadi bagian penting yang terus dijaga.

Pembina PSM-KP, H. Windasnofil, SKM., MM, yang akrab disapa Mak Win menegaskan bahwa halal bihalal merupakan sarana mempererat ikatan batin dalam keluarga besar, terutama di suasana lebaran yang penuh makna.

“Dalam suasana Idul Fitri ini, kita tidak hanya berkumpul, tetapi juga memperkuat nilai adat dan kekeluargaan. Semoga kita tetap solid, badunsanak di mana pun berada, dan silaturahmi ini terus terjaga hingga ke anak cucu,” ujar Windasnofil.

Mak Win yang juga menjabat sebagai Kepala Yayasan For De Kock di Bukittinggi itu menambahkan, kekuatan suatu kaum terletak pada kemampuannya menjaga persatuan dan menghormati nilai - nilai adat yang telah diwariskan para leluhur.

Sementara itu, Sekretaris PSM-KP, Puti Andam Dewi, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya merawat identitas budaya Minangkabau di tengah perkembangan zaman.

“Masih dalam suasana lebaran 1447 H, kami ingin silaturahmi ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga adat dan budaya Minangkabau agar tetap hidup hingga generasi mendatang,” ungkap Puti.

Menurutnya, peran niniak mamak sebagai pemangku adat dan bundo kanduang sebagai penjaga nilai dalam keluarga menjadi pilar utama dalam mempertahankan jati diri masyarakat Minang.

Kegiatan berlangsung sederhana namun sarat makna, diisi dengan ramah tamah, saling bermaafan, serta memperkuat ikatan kekeluargaan. Nilai - nilai adat dan kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan dan eksistensi PSM-KP di masa depan.

(Rj/red)

×
Berita Terbaru Update