-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Kolaborasi Pemko Padang dan Kadin, 10 Unit Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Batu Busuk Diresmikan

Rabu, 11 Maret 2026 | Maret 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-10T22:12:08Z
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan sambutan pada peresmian Hunian Tetap (Huntap) Mandiri Kampung Tangguh Kadin di Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Selasa (10/3/2026).

Padang, MP----- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus penyerahan kunci Hunian Tetap (Huntap) Mandiri Kampung Tangguh Kadin di Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Selasa (10/3/2026). Sebanyak 10 unit hunian tetap tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang pada akhir tahun lalu.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyalami dan berbincang dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Novyan Bakrie pada peresmian Hunian Tetap Mandiri Kampung Tangguh Kadin di Batu Busuk, Kecamatan Pauh.

Pembangunan hunian tetap ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bersama berbagai pemangku kepentingan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian dunia usaha dalam membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak setelah bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kadin Indonesia serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.

“Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih kepada Kadin Indonesia dan seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi membangun hunian tetap ini. Kehadiran huntap ini tentu sangat membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan layak,” ujar Fadly Amran.

Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci penting dalam mempercepat pemulihan serta pembangunan pascabencana di Kota Padang.

“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah dan dunia usaha bersatu, kita dapat menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyampaikan bahwa pembangunan hunian tetap tersebut lahir dari semangat gotong royong berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Kadin daerah hingga perusahaan dan asosiasi dunia usaha.

“Hunian tetap ini lahir dari semangat kolaborasi. Tanpa dukungan pemerintah daerah, Kadin Sumbar, serta berbagai perusahaan dan asosiasi, tentu program ini tidak akan bisa terwujud. Kami berharap model ini dapat menjadi contoh untuk membantu masyarakat terdampak di daerah lain,” ungkap Anindya.

Keberadaan Hunian Tetap Mandiri Kampung Tangguh Kadin ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga penerima manfaat, sekaligus menjadi simbol kepedulian bersama dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana.

(Pdg/red)

×
Berita Terbaru Update