-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Perkuat Raso Badunsanak, Keluarga Besar Suku Malayu Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 17 Maret 2026 | Maret 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-17T00:09:27Z
Niniak Mamak, Bundo Kanduang, serta tokoh Suku Malayu berfoto bersama usai kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Basko City Mall, Kota Padang, Senin (16/3/2026).

Padang, MP----- Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan silaturahmi Niniak Mamak, Bundo Kanduang, serta tokoh - tokoh Suku Malayu se Sumatera Barat. Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama dan penyerahan santunan kepada anak yatim tersebut digelar di Basko City Mall, Kota Padang, Senin (16/3/2026).

Suasana penuh keakraban dan raso badunsanak saat Niniak Mamak, Bundo Kanduang, dan tokoh Suku Malayu berkumpul dalam silaturahmi di Basko City Mall.

Pertemuan yang dihadiri perwakilan keluarga besar Suku Malayu dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat itu dikordinir oleh Persatuan Suku Malayu Kota Padang (PSMKP) sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat ikatan persaudaraan antar sesama dunsanak yang merantau dan menetap di Kota Padang.

Keluarga besar Suku Malayu se Sumatera Barat menikmati momen buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan.

Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan nilai budaya Minangkabau yang kental dengan semangat raso badunsanak. Para tokoh Niniak Mamak, Bundo Kanduang, serta jajaran pendiri dan pencetus perkumpulan Suku Malayu se-Sumatera Barat menyampaikan harapan agar wadah kebersamaan ini terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PKBSMP (Perkumpulan Keluarga Besar Suku Malayu Padang), Zulkifli Malay, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan serta saling berbagi di antara sesama anggota keluarga besar Suku Malayu.

“Sebagai satu sapasukuan Malayu, kita harus kompak dan saling berbagi. Perkumpulan ini lahir dengan semangat mancari dan mangumpuan dunsanak bayak, yaitu mencari dan menghimpun sebanyak mungkin saudara agar hubungan kekeluargaan tetap terjalin kuat,” ujar Zulkifli Malay.

Ia juga mengajak seluruh anggota perkumpulan untuk terus merawat nilai - nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial, terutama kepada generasi muda agar tetap mengenal akar budaya dan jati diri sukunya.

Diakhir pertemuan, Zulkifli Malay berpesan agar kebersamaan yang telah terbangun tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi gerakan nyata dalam memperkuat persatuan keluarga besar Suku Malayu di masa mendatang.

“Marilah kita bersatu dan saling menguatkan, demi menjaga marwah dan keberlanjutan generasi Suku Malayu ke depan. Persatuan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk anak cucu kita di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus penguat ikatan persaudaraan, bahwa di tengah kehidupan perantauan, nilai adat, kebersamaan, dan semangat badunsanak tetap menjadi fondasi utama bagi keluarga besar Suku Malayu di Kota Padang.

(Rj. Alam/red)

×
Berita Terbaru Update