![]() |
| Kombes Pol HM Reza Chaerul Akbar Sidiq berfoto bersama di posko pelayanan Operasi Ketupat 2026. |
Padang, MP----- Kepolisian Daerah Sumatera Barat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dengan membuka akses kantor polisi sebagai tempat istirahat sementara. Langkah ini diambil untuk menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan selama perjalanan.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol HM Reza Chaerul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa pemudik tidak perlu ragu memanfaatkan fasilitas tersebut kapan saja dibutuhkan.
“Silakan manfaatkan kantor polisi terdekat untuk beristirahat. Ini bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat sesuai arahan pimpinan,” ujarnya di Padang, Selasa.
Menurutnya, selain kantor polisi, pemudik juga dapat memanfaatkan pos pengamanan serta rest area yang telah disiapkan pemerintah daerah dalam rangka Operasi Ketupat 2026. Seluruh titik tersebut telah disiagakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama arus mudik berlangsung.
Ia menekankan pentingnya kesadaran pengendara untuk tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk. Istirahat yang cukup, kata dia, menjadi kunci utama keselamatan di jalan.
“Kami mengingatkan, jangan paksakan perjalanan jika kondisi tidak memungkinkan. Lebih baik berhenti sejenak daripada mengambil risiko,” tegasnya.
Selain itu, kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat. Pemeriksaan mesin, rem, ban, hingga kelengkapan surat - surat kendaraan dinilai penting untuk menghindari kendala di perjalanan.
Tak hanya kendaraan, kesiapan fisik dan mental pengendara juga menjadi perhatian. Pemudik diminta tetap fokus, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak melanggar marka jalan demi keselamatan bersama.
Polda Sumbar juga memberi perhatian khusus pada sejumlah titik rawan kecelakaan seperti kawasan Sitinjau Lauik di Kota Padang, Lembah Anai, dan Panyalaian di Kabupaten Tanah Datar. Di lokasi tersebut, personel telah disiagakan lengkap dengan rambu peringatan dan pos pengamanan.
“Kami sudah melakukan berbagai langkah antisipasi, mulai dari penempatan personel hingga koordinasi lintas instansi,” jelasnya.
Sementara itu, puncak arus mudik di wilayah Sumatera Barat diperkirakan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran 2026, atau sekitar Kamis hingga Jumat (20/3). Polisi mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang agar terhindar dari kepadatan lalu lintas.
(Af/red)
