![]() |
| Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan persatuan dan kerukunan dalam peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan. |
Jakarta, MP----- Presiden Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan 1447 Hijriah yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para anggota Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta anak-anak yatim piatu.
Kehadiran para tokoh bangsa bersama masyarakat dalam kegiatan tersebut menciptakan suasana yang hangat dan menyentuh. Momentum ini menjadi ajang refleksi spiritual sekaligus penguat nilai kebersamaan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa.
“Peringatan Nuzulul Quran ini mengingatkan kita pada pesan-pesan Al-Qur’an tentang pentingnya persatuan, saling menghormati, dan menjaga kerukunan,” ujar Presiden Prabowo.
Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa besar yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya memiliki kekuatan utama pada kemampuan masyarakatnya untuk tetap bersatu serta hidup rukun dalam perbedaan.
Presiden juga menyinggung tantangan global yang terus berkembang, yang menurutnya menuntut bangsa Indonesia untuk tetap solid dan menjaga kebersamaan.
“Saya percaya Indonesia akan tetap teguh melangkah maju di tengah berbagai dinamika dunia. Dengan menjaga persaudaraan, merawat harmoni sosial, dan bekerja bersama, Insya Allah kita dapat mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya nilai - nilai Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa, terutama dalam memperkuat solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, serta semangat gotong royong demi kemajuan Indonesia.
(Red/jkt)
