-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Tol Fungsional 290 Km Disiapkan untuk Mudik Lebaran 2026, Menteri PU : Perjalanan ke Kampung Halaman Harus Lebih Lancar dan Nyaman

Minggu, 15 Maret 2026 | Maret 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-15T00:31:02Z


Jakarta, MP----- Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan 10 ruas jalan tol fungsional dengan total panjang sekitar 290 kilometer di wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan guna mendukung kelancaran arus Mudik Lebaran 2026.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo mengatakan, langkah ini dilakukan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jalur perjalanan saat pulang ke kampung halaman.

“Dengan hadirnya tol fungsional ini, masyarakat memiliki lebih banyak opsi rute perjalanan. Harapannya, kepadatan lalu lintas bisa terurai, waktu tempuh lebih singkat, dan perjalanan mudik menjadi lebih tertata serta nyaman,” ujar Dody.

Menurutnya, pemerintah memahami bahwa mudik merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga setelah menjalani aktivitas sepanjang tahun. Karena itu, kesiapan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dody menegaskan, pengoperasian tol fungsional tersebut telah melalui berbagai tahapan persiapan, termasuk aspek keselamatan dan kelayakan jalan. Meski bersifat sementara selama periode mudik, ruas tol tersebut diharapkan mampu membantu mengurangi beban lalu lintas di jalur - jalur utama.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, lancar, dan nyaman. Infrastruktur yang disiapkan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat saat Lebaran,” tambahnya.

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan operator jalan tol, untuk memastikan pengaturan arus lalu lintas berjalan optimal selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Dengan tambahan jalur tol fungsional tersebut, diharapkan distribusi kendaraan dapat lebih merata, sehingga potensi kemacetan di titik - titik rawan dapat diminimalkan dan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung lebih lancar.

(bakom.ri)

×
Berita Terbaru Update