![]() |
| Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto menyampaikan sambutan, menegaskan pentingnya donor darah sebagai wujud nyata kepedulian kemanusiaan. |
Jakarta, MP----- Aksi kemanusiaan berskala nasional yang digelar Wanita TNI bersama Dharma Pertiwi sukses mencatatkan sejarah dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan donor darah serentak ini menjadi yang terbanyak dengan pendonor perempuan di Indonesia.
![]() |
| Penyerahan piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia kepada Dharma Pertiwi atas rekor donor darah perempuan terbanyak. |
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ibu Asuh Wanita TNI, Evi Agus Subiyanto, dalam rangka Apel Bersama Wanita TNI sekaligus peringatan HUT ke-62 Dharma Pertiwi Tahun 2026. Acara berlangsung di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Kamis (2/4/2026), serta diikuti secara luring dan daring di seluruh Indonesia.
![]() |
| Antusiasme peserta dari Wanita TNI, ASN, dan keluarga besar TNI saat mengikuti aksi donor darah nasional. |
Melibatkan Wanita TNI, anggota Dharma Pertiwi, ASN perempuan, hingga keluarga besar TNI, kegiatan ini digelar serentak di 143 titik di seluruh Indonesia. Dari target 21.565 pendonor, berhasil dihimpun sebanyak 13.068 kantong darah yang nantinya akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan darah nasional bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
![]() |
| Suasana pelaksanaan donor darah Wanita TNI dan Dharma Pertiwi yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia. |
Atas capaian tersebut, MURI memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata Wanita TNI dan Dharma Pertiwi dalam aksi sosial kemanusiaan. Piagam penghargaan diserahkan oleh Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo.
Dalam sambutannya, Evi Agus Subiyanto menegaskan bahwa kegiatan donor darah bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial. Ia menyebut setiap tetes darah yang didonorkan memiliki makna besar karena dapat menjadi harapan dan menyelamatkan nyawa sesama.
Ia juga mengajak seluruh anggota serta masyarakat luas untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan positif yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, komitmen kemanusiaan harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
(puspen/red)



