![]() |
| Momen bahagia usai ijab kabul, Yoga dan Fani resmi menjadi pasangan suami istri. |
Solok, MP----- Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti prosesi pernikahan Yoga dan Fani yang digelar pada Jumat (3/4/2026). Momen sakral pembacaan ijab kabul berlangsung khidmat di kediaman mempelai wanita yang berada tepat di depan objek wisata Pulau Belibis, menambah nuansa indah dalam hari bahagia tersebut.
![]() |
| Kebahagiaan terpancar saat kedua pengantin berfoto bersama keluarga besar dari Padang setelah resmi menjadi suami istri. |
Di hadapan petugas KUA, keluarga besar, serta para tamu undangan, kedua mempelai mengikrarkan janji suci pernikahan. Prosesi ini terasa semakin emosional karena orang tua mempelai pria telah almarhum, sehingga peran keluarga diwakili oleh saudara tertua, Sari dan Bambang, yang setia mendampingi Yoga di hari istimewanya.
![]() |
| Momen penyambutan Yoga dan rombongan keluarga besar dari Padang di kediaman Fani berlangsung haru dan penuh kebersamaan. |
Sementara itu, wali nikah mempelai perempuan, Fani, langsung diwakili oleh ayah kandungnya, Afrizal. Dengan penuh tanggung jawab dan haru, ia memimpin jalannya ijab kabul yang menjadi inti dari rangkaian acara.
![]() |
| Suasana penuh keakraban saat rombongan keluarga besar Yoga dari Padang tiba dan disambut keluarga Fani. |
Acara yang dipandu oleh seorang host berpengalaman semakin menghidupkan suasana. Lantunan kata - kata persembahan yang menyentuh hati membuat kedua mempelai, keluarga, hingga para undangan larut dalam kehangatan dan kebahagiaan.
Dalam prosesi akad, sempat terjadi sedikit kendala pada percobaan pertama karena terdapat satu kalimat yang belum lengkap terucap oleh wali nikah. Namun dengan penuh ketenangan, prosesi diulang kembali.
Pada kesempatan kedua, ijab kabul berlangsung lancar. Usai Afrizal menyelesaikan kalimat akad, Yoga dengan tegas dan lantang menjawab kabul. Seketika suasana hening berubah menjadi penuh rasa syukur.
“Alhamdulillah, sah… sah…,” seru para saksi dan tamu undangan.
Adapun saksi dari pihak mempelai pria adalah Ibrahim Syam, sementara dari pihak mempelai wanita adalah Mirza Rasul, Ketua DPC Projo Kota Solok.
Keharuan semakin terasa ketika keluarga dari pihak Yoga menyampaikan doa dan harapan terbaik. Novriani yang akrab disapa Cetek, menyampaikan rasa syukur mendalam atas kelancaran prosesi akad.
“Alhamdulillah, akhirnya Yoga sudah menempuh tahap kehidupan yang baru. Kami mendoakan semoga Yoga dan Fani selalu diberi kebahagiaan, kesabaran, dan rezeki yang berkah dalam menjalani rumah tangga,” ujarnya dengan mata berkaca - kaca.
Hal senada juga disampaikan Tek Nomi, saudara sepupu dari ibu Yoga. Ia berharap pernikahan ini menjadi awal yang baik bagi keduanya.
“Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Jadilah pasangan yang saling menguatkan dalam suka dan duka,” tuturnya penuh harap.
Sementara itu, Tek Ros, kakak ipar dari ibu Yoga, turut mengungkapkan rasa haru dan bangga.
“Kami sangat bersyukur, meskipun orang tua Yoga telah tiada, namun hari bahagia ini tetap berjalan dengan lancar dan penuh berkah. Semoga Allah selalu melindungi rumah tangga mereka,” ucapnya.
Doa-doa yang mengalir dari keluarga dan para tamu undangan menjadi penutup indah dalam prosesi akad nikah tersebut. Dengan latar keindahan alam sekitar Pulau Belibis, pernikahan Yoga dan Fani menjadi momen sakral yang tak hanya menyatukan dua insan, tetapi juga mempererat ikatan keluarga dalam balutan cinta dan keikhlasan.
(Red)



