![]() |
| Panglima TNI Agus Subiyanto dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto menyampaikan sambutan pada puncak HUT ke-62 Dharma Pertiwi di Mabes TNI. |
Jakarta, MP----- Panglima TNI Agus Subiyanto memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Dharma Pertiwi atas peran strategis mereka dalam mendukung tugas prajurit TNI, saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Dharma Pertiwi di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/4/2026).
![]() |
| Suasana peringatan HUT ke-62 Dharma Pertiwi di Aula Gatot Soebroto berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. |
Acara yang mengusung tema “Bersatu, Berdaya, Berkarya Mendukung Keluarga TNI Menuju Indonesia Maju” ini turut dihadiri Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto, serta para Kepala Staf Angkatan, yakni Kasad Maruli Simanjuntak, Kasal Muhammad Ali, dan Kasau Mohamad Tonny Harjono.
![]() |
| Momen kebersamaan Panglima TNI Agus Subiyanto, Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto, dan jajaran dalam sesi foto bersama HUT ke-62 Dharma Pertiwi. |
Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan bahwa dukungan keluarga, khususnya para anggota Dharma Pertiwi, menjadi faktor penting dalam keberhasilan prajurit menjalankan tugas di berbagai medan penugasan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu Dharma Pertiwi atas dukungan kepada bapak-bapaknya yang selama ini telah diberikan pada saat bertugas di manapun berada,” ujar Agus Subiyanto.
Ia juga mengajak seluruh anggota Dharma Pertiwi untuk menjadikan momentum HUT ke-62 sebagai tonggak peningkatan kualitas pengabdian melalui inovasi dan penguatan solidaritas.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk terus berinovasi, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada TNI, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto menyoroti peran penting perempuan dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah tantangan tugas prajurit yang penuh risiko.
“Di balik tugas berat para prajurit, ada sosok ibu dan istri yang tetap kuat dalam berbagai situasi. Kitalah yang menjaga ketenangan di rumah, penguat dalam diam, meski tidak selalu terlihat di garis depan,” ungkapnya.
Menurutnya, peran perempuan dalam keluarga TNI tidak hanya bersifat domestik, tetapi juga menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas dan ketahanan bangsa secara luas.
Peringatan HUT ke-62 Dharma Pertiwi ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen organisasi dalam mendukung kesejahteraan keluarga prajurit serta kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.
(puspen/red)


