-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Sumbar Berprestasi di Panggung Nasional, Tiga Daerah Sabet Penghargaan Kinerja 2026

Senin, 27 April 2026 | April 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-26T23:14:17Z
Momen kebersamaan kepala daerah peraih penghargaan usai seremoni penyerahan insentif fiskal.

Palembang, MP----- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menghadiri ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Palembang, Sabtu (25/4/2026). Kehadiran Mahyeldi bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi saksi capaian nyata kinerja daerah Sumatera Barat yang kembali mendapat pengakuan nasional.

Tiga pemerintah kabupaten/kota di Sumbar sukses membawa pulang penghargaan bergengsi. Bukittinggi meraih juara III kategori kota terbaik dalam pengendalian inflasi. Sementara itu, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Kepulauan Mentawai masing-masing menyabet juara I dan II kategori kabupaten terbaik dalam penurunan tingkat pengangguran.

Ajang ini merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat untuk memperkuat tata kelola daerah melalui skema insentif fiskal berbasis kinerja, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022. Pemerintah daerah dengan performa terbaik diganjar insentif mulai dari Rp1 miliar hingga Rp3 miliar, sebagai bentuk dorongan terhadap inovasi dan efektivitas kebijakan publik.

Empat indikator utama menjadi tolok ukur penilaian, yakni penurunan pengangguran, pengurangan kemiskinan dan stunting, penguatan pembiayaan kreatif (creative financing), serta keberhasilan dalam pengendalian inflasi. Kombinasi indikator ini mencerminkan arah kebijakan nasional yang menuntut pemerintah daerah tidak hanya adaptif, tetapi juga inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Capaian ini menjadi kebanggaan bersama. Ini bukti bahwa kerja kolektif antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota berjalan efektif dan memberi hasil nyata,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan tujuan akhir, melainkan pemacu untuk menjaga konsistensi kinerja. Menurutnya, sinergi lintas sektor dan kesinambungan program menjadi kunci agar keberhasilan ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

Dalam kegiatan tersebut, Mahyeldi turut didampingi sejumlah pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, di antaranya Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Febrina Tri Susila Putri, Kepala Bappeda Zefnihan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Firdaus Firman, serta Kepala Biro Umum Andree Harmadi Algamar.

Momentum ini menegaskan posisi Sumatera Barat sebagai salah satu daerah yang mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan inklusif, sebuah kombinasi yang semakin penting di tengah tantangan ekonomi nasional yang dinamis.

(Sb/red)

×
Berita Terbaru Update