
Padang, MP----- Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menunjukkan kepeduliannya terhadap anak-anak terlantar dengan mengunjungi Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah. Dalam kunjungan tersebut, Andre menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp25 juta serta 10 paket sembako guna membantu kebutuhan operasional panti dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari para bayi serta balita yang diasuh di tempat tersebut.
Kunjungan itu menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kondisi anak-anak terlantar yang membutuhkan dukungan bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Andre menegaskan, keberadaan lembaga kesejahteraan sosial anak seperti LKSA Jasmin Nabila Inayah memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan, pengasuhan, serta masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang kehilangan perhatian keluarga.
“Saya datang untuk melihat langsung kondisi bayi dan balita terlantar di sini. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan bisa membantu kebutuhan operasional panti dan meringankan beban pengurus dalam merawat anak-anak,” ujar Andre.
Tidak hanya memberikan bantuan pribadi, Andre juga menyampaikan komitmen keluarganya untuk terus mendukung keberlangsungan panti asuhan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa putrinya, Azizah, akan menjadi donatur tetap bagi LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah.
“InsyaAllah, anak saya Azizah juga akan menjadi donatur tetap untuk membantu kebutuhan adik-adik di panti ini. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa kebahagiaan bagi anak-anak,” tambahnya.
Kehadiran Andre disambut hangat oleh pengurus panti yang berharap perhatian terhadap lembaga sosial dan anak-anak terlantar dapat terus meningkat. Mereka menilai dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, dan perawatan anak-anak usia dini.
Aksi sosial tersebut dinilai menjadi contoh penting bahwa kepedulian terhadap anak-anak terlantar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan tokoh masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen bangsa agar anak-anak mendapatkan hak hidup dan masa depan yang layak.
(tim-AR/red)