-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Gubernur Mahyeldi Dorong Wirausaha Muda Kuasai Ekonomi Digital

Rabu, 27 Mei 2026 | Mei 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-27T01:21:46Z
Gubernur Sumbar menegaskan generasi muda harus menjadi pelaku utama ekonomi digital, bukan sekadar penonton.


Padang Panjang, MP----- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital melalui pelatihan kewirausahaan bagi generasi muda. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membuka secara resmi Pelatihan Digital Marketing bagi Wirausaha Muda Sumbar 2026 di Auditorium II Mifan Resort and Water Park, Padang Panjang, Minggu (24/5/2026).

Peserta Pelatihan Digital Marketing Wirausaha Muda Sumbar 2026 berfoto bersama Gubernur Mahyeldi Ansharullah usai pembukaan kegiatan di Padang Panjang.


Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar tersebut diikuti 90 wirausahawan muda dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai affiliate marketing, live streaming, branding, hingga pengembangan usaha berbasis digital.


Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital. Menurutnya, pemuda harus tampil sebagai motor penggerak ekonomi dan pencipta lapangan kerja baru.


“Pemuda adalah kekuatan moral, agen perubahan, sekaligus penggerak pembangunan ekonomi. Di tengah era digital ini, generasi muda harus aktif, tidak boleh pasif. Jangan hanya sekadar mencari pekerjaan, tetapi juga harus berpikir bagaimana menciptakan pekerjaan dari berbagai peluang yang ada,” ujar Mahyeldi.


Ia mengatakan, pembangunan sumber daya manusia yang mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy. Salah satu langkah konkret yang tengah diperkuat adalah implementasi program unggulan daerah Nagari Creative Hub (NCH).


Menurut Mahyeldi, semakin banyak anak muda yang terjun ke dunia usaha, maka semakin besar pula peluang terciptanya lapangan pekerjaan baru dan pertumbuhan ekonomi daerah.


“Semakin banyak anak muda berwirausaha, semakin luas lapangan kerja yang terbuka dan semakin bergerak ekonomi daerah. Itulah yang mendasari mengapa kami sangat serius memperkuat dan mengawal implementasi Nagari Creative Hub di Sumbar,” tegasnya.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, mengapresiasi tingginya antusiasme generasi muda terhadap program pelatihan bertajuk “Affiliate & Livestreamer Cuan Puluhan Juta Hingga Miliaran dari Rumah” tersebut.


Ia mengungkapkan, sejak pertama kali dibuka, jumlah pendaftar mencapai sekitar 1.000 orang. Tingginya minat itu dinilai menjadi sinyal kuat bahwa anak muda Sumbar memiliki semangat besar untuk berkembang di sektor ekonomi digital.


“Antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan ini sangat tinggi. Ini perlu difasilitasi secara bertahap agar tekad daerah untuk melakukan gerak cepat di bidang ekonomi benar-benar dapat terwujud sesuai harapan,” katanya.


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar, Mahdianur, menambahkan pelatihan tersebut merupakan bagian dari penguatan program unggulan Pemprov Sumbar melalui Nagari Creative Hub.


Menurutnya, peserta yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kepulauan Mentawai, diharapkan mampu membentuk komunitas kreatif serta menularkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada generasi muda lainnya di daerah masing-masing.


“Harapannya, setelah pelatihan ini lahir ekosistem kreatif baru di daerah-daerah yang mampu mendorong tumbuhnya wirausaha muda berbasis digital di Sumatera Barat,” ujarnya.

(Sb/red)

×
Berita Terbaru Update