-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Jembatan Titian Putiah Segera Dibangun Bailey

Selasa, 26 Mei 2026 | Mei 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-25T23:56:59Z
Bupati Eka Putra meninjau kondisi Jembatan Titian Putiah di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, yang rusak parah akibat banjir dan longsor, Senin (25/5/2026).


Batusangkar, MP----- Bupati Tanah Datar, Eka Putra, meninjau langsung kondisi Jembatan Titian Putiah di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Senin (25/5/2026), menjelang berakhirnya masa tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor yang telah ditetapkan selama 14 hari sejak 13 Mei 2026. Infrastruktur vital penghubung Kabupaten Tanah Datar dengan Kabupaten Sijunjung itu mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir dan longsor dua pekan lalu.

Kondisi Jembatan Titian Putiah di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, rusak parah akibat diterjang banjir dan longsor hingga akses penghubung Tanah Datar–Sijunjung terputus total.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi anggota DPRD Tanah Datar Wendri Aswil, Camat Lintau Buo Ikrar Pahlevi, Kabag Prokopim Roza Melfita, serta jajaran terkait lainnya.


Di lokasi jembatan yang kini putus total dan tidak dapat dilalui kendaraan, Eka Putra menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera membangun jembatan darurat jenis Bailey guna memulihkan akses transportasi masyarakat yang terisolasi akibat bencana.


“Karena ini merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Tanah Datar dengan Kabupaten Sijunjung, maka untuk kondisi darurat akan dibangun jembatan Bailey dengan bentang sekitar 23 meter,” ujar Eka Putra.


Menurutnya, langkah penanganan darurat tersebut menjadi prioritas agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dapat kembali berjalan normal dalam waktu sesingkat mungkin. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga telah menyiapkan dukungan anggaran melalui dana TKD untuk pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut.


Akibat kerusakan berat yang terjadi, Jembatan Titian Putiah saat ini ditutup total bagi seluruh kendaraan. Arus lalu lintas dari arah Lintau maupun Kabupaten Sijunjung dialihkan melalui jalur Pasar Tigo Jangko–Koto Panjang–Kumanih.


“Mohon masyarakat bersabar. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Saat ini kami juga sedang menunggu kedatangan jembatan Bailey yang akan dipasang di lokasi ini,” katanya.


Eka Putra juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat setempat yang dinilai memberikan dukungan besar terhadap percepatan pembangunan akses darurat. Ia menyebut warga secara sukarela menyerahkan lahan yang dibutuhkan tanpa meminta ganti rugi demi mempercepat proses penanganan bencana.


“Alhamdulillah, lahan yang dibutuhkan sudah diserahkan masyarakat, baik untuk pembangunan jembatan darurat maupun jembatan permanen nantinya. Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh masyarakat,” ujarnya.


Ia berharap pembangunan jembatan darurat hingga permanen nantinya dapat berjalan lancar sehingga konektivitas antara Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Sijunjung kembali pulih sepenuhnya serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali bergerak normal.


Usai meninjau jembatan, Bupati bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke posko bantuan bencana di kawasan jembatan timbang Setangkai. Dalam kunjungan itu, Eka Putra mengecek langsung ketersediaan logistik serta memastikan distribusi bantuan kepada warga terdampak banjir dan longsor berjalan merata dan tepat sasaran.

(Bts/red)

×
Berita Terbaru Update