![]() |
| Gerakan Pangan Murah di Kendari menjadi wujud kolaborasi pemerintah, Polri, dan Forkopimda dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. |
Kendari, MP----- Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Polri bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Gerakan Pangan Murah di pelataran parkir Balai Kota Kendari, Jumat (29/5), sebagai langkah konkret mengendalikan inflasi daerah dan memastikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian luas dengan hadirnya Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, serta Wakapolda Sulawesi Tenggara Budi Hermawan yang mewakili Kapolda Sultra. Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, para pejabat meninjau berbagai stan penyedia bahan pangan yang menawarkan komoditas kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan.
Tidak hanya berfokus pada pengendalian harga, Gerakan Pangan Murah juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial pemerintah bersama Polri dan seluruh unsur terkait dalam membantu warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana.
Wakil Gubernur Sultra menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat merupakan kunci dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah. Menurutnya, ketersediaan bahan pokok yang cukup dan harga yang terkendali menjadi faktor penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, keterlibatan Polri dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi tersebut untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga.
Gerakan Pangan Murah di Kendari menjadi gambaran nyata bagaimana kolaborasi antarlembaga dapat menghadirkan solusi bagi masyarakat, baik dalam menghadapi tekanan ekonomi maupun dampak bencana. Melalui program ini, pemerintah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, inflasi daerah dapat dikendalikan, serta kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat dari tingkat daerah, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas dan merata oleh seluruh lapisan warga.
(Hms/red)
