-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Prabowo Dorong ASEAN Percepat Diversifikasi Energi di Tengah Ketidakpastian Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | Mei 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-09T00:08:21Z
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangan Indonesia terkait ketahanan energi kawasan dalam sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Cebu.


Cebu, MP----- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong negara-negara ASEAN untuk mempercepat diversifikasi energi sebagai langkah strategis menghadapi meningkatnya ketidakpastian global. Seruan tersebut disampaikan Presiden dalam sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Jumat (8/5/2026).


Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti meningkatnya tekanan terhadap ketahanan energi kawasan Asia Tenggara akibat ketegangan geopolitik global dan gangguan berkepanjangan pada jalur perdagangan serta distribusi energi dunia.


Menurut Kepala Negara, situasi global saat ini menuntut ASEAN untuk tidak lagi bergantung pada satu sumber energi tertentu. Ia menegaskan bahwa diversifikasi energi kini bukan lagi sekadar pilihan kebijakan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus dipercepat secara kolektif oleh seluruh negara anggota ASEAN.


“ASEAN harus bersiap menghadapi potensi gangguan jangka panjang dengan membangun ketahanan energi secara proaktif melalui langkah-langkah konkret dan berorientasi ke depan,” tegas Presiden Prabowo dalam forum tersebut.


Sebagai bentuk komitmen Indonesia dalam memperkuat ketahanan energi nasional, Presiden memaparkan sejumlah langkah strategis yang tengah dijalankan pemerintah. Langkah tersebut meliputi pengembangan energi alternatif dan energi baru terbarukan, pemanfaatan bioenergi, peningkatan penggunaan kendaraan listrik, hingga pembangunan program energi surya berskala besar dengan kapasitas mencapai 100 gigawatt.


Pemerintah Indonesia menilai transformasi sektor energi menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil di tengah fluktuasi pasar global.


Selain memperkuat ketahanan energi domestik, berbagai inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.


Dalam forum ASEAN tersebut, Indonesia juga mendorong penguatan kerja sama regional di bidang energi, termasuk pengembangan teknologi energi terbarukan, konektivitas jaringan energi kawasan, serta peningkatan investasi hijau guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.


Langkah Indonesia tersebut mendapat perhatian para pemimpin ASEAN di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap ancaman krisis energi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan pembangunan kawasan dalam jangka panjang.

(Set/red)

×
Berita Terbaru Update