![]() |
| Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi strategis untuk masa depan generasi Indonesia. |
Jakarta, MP----- Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat. Program yang tersebar dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua itu kini menunjukkan progres yang terus bergerak sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.
Di sejumlah lokasi, pembangunan telah memasuki tahap konstruksi aktif. Pembangunan ruang kelas, fasilitas penunjang pendidikan, serta penyiapan lahan terus dilakukan secara bertahap untuk memastikan sekolah dapat beroperasi sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
Meski menghadapi beragam tantangan di lapangan, mulai dari kondisi geografis, kesiapan infrastruktur dasar, hingga proses teknis pembangunan, pemerintah memastikan koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terus diperkuat agar pelaksanaan program berjalan efektif.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari investasi jangka panjang bangsa dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung sekolah. Yang kita bangun adalah harapan, kesempatan, dan masa depan anak-anak Indonesia. Karena pendidikan adalah fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan bangsa yang berkelanjutan,” ujar AHY.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat di berbagai daerah diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi peserta didik.
AHY menambahkan, pemerintah berkomitmen memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar kualitas dan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, fasilitas pendidikan yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat pengembangan karakter dan pemberdayaan generasi muda.
“Pemerintah akan terus mengawal pembangunan ini agar dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap anak Indonesia berhak mendapatkan ruang belajar yang layak untuk meraih cita-citanya,” katanya.
Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pemerataan pembangunan pendidikan nasional. Melalui pembangunan yang menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil dan tertinggal, pemerintah berharap kesenjangan akses pendidikan dapat semakin diperkecil sehingga seluruh anak bangsa memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.
(Jkt/red)
