![]() |
| Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyerahkan hadiah kepada pemenang Festival Alang-Alang Baradaik di Desa Wisata Kubu Gadang, Minggu (7/6/2026). |
Padang Panjang, MP----- Semangat pelestarian budaya lokal berpadu dengan geliat pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dalam penutupan Festival Alang-Alang Baradaik yang berlangsung di Desa Wisata Kubu Gadang, Kota Padang Panjang, Minggu (7/6/2026). Festival yang telah digelar sejak November 2025 itu resmi ditutup oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis.
Festival Alang-Alang Baradaik tidak sekadar menjadi ajang kompetisi layang-layang tradisional, tetapi telah berkembang menjadi ruang silaturahmi dan interaksi sosial masyarakat Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto (Pabasko). Ratusan peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan yang sarat nilai budaya tersebut.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menjaga semangat kebersamaan selama pelaksanaan festival yang berlangsung lebih dari enam bulan.
“Terima kasih kepada seluruh penyelenggara dan peserta Festival Alang-Alang Baradaik. Kegiatan ini menjadi sarana yang baik untuk mempererat silaturahmi masyarakat Pabasko sekaligus menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selamat kepada para pemenang yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Hendri.
Menurutnya, keberadaan festival tersebut memiliki makna strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah arus modernisasi yang terus berkembang. Tradisi permainan layang-layang yang telah lama hidup di tengah masyarakat dinilai perlu terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya Minangkabau.
Hendri juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang untuk terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang berdampak positif terhadap pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal.
“Festival Alang-Alang Baradaik memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi agenda wisata budaya unggulan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang semakin besar. Selain mempererat hubungan antarmasyarakat, kegiatan seperti ini juga mampu mendukung promosi Desa Wisata Kubu Gadang dan sektor pariwisata daerah,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, Wali Kota menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang lomba layang-layang yang telah berkompetisi sejak awal pelaksanaan festival. Menariknya, Hendri juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih juara dengan menggelar pertandingan tambahan yang memperebutkan hadiah khusus darinya.
Langkah tersebut mendapat sambutan hangat dari peserta dan masyarakat yang hadir, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ruh utama Festival Alang-Alang Baradaik.
Tak hanya menampilkan kegiatan budaya, rangkaian penutupan festival juga diisi dengan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemerintah Kota menghadirkan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta asam urat yang dimanfaatkan secara antusias oleh pengunjung.
Kehadiran layanan kesehatan tersebut menunjukkan bahwa festival tidak hanya berfungsi sebagai wahana hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi sarana pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dengan antusiasme masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Festival Alang-Alang Baradaik dinilai memiliki prospek besar untuk menjadi salah satu ikon wisata budaya Kota Padang Panjang. Keberhasilan penyelenggaraan festival ini sekaligus memperlihatkan bagaimana tradisi lokal dapat menjadi kekuatan sosial, budaya, dan ekonomi yang mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Penutupan festival turut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Panjang Imbral, Penjabat Sekretaris Daerah Wita Desi Susanti, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Busmar Chandra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nasrul, Inspektur Ferino Romiko, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sonya Themiarto, Camat Padang Panjang Timur Wira Jaya Septhika, Lurah Ekor Lubuk Akbar Syah, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
(PJ/MP)
