-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

1.173 Capaja TNI-Polri Dibekali Kepemimpinan dan Strategi Hadapi Perang Modern Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-16T14:32:22Z
Panglima TNI menegaskan pentingnya kesiapan perwira muda menghadapi ancaman perang modern dan dinamika global.


Jakarta, MP----- Sebanyak 1.173 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri menerima pembekalan langsung dari Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/7/2026).


Pembekalan yang diikuti taruna dan taruni dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), serta Akademi Kepolisian (Akpol) itu menitikberatkan pada penguatan kepemimpinan, profesionalisme, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan keamanan nasional di era perang modern.


Dalam arahannya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa ancaman terhadap Indonesia kini tidak lagi terbatas pada perang konvensional. Menurutnya, para perwira muda harus mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman non-fisik, seperti perang informasi, pengaruh politik, ekonomi, hingga upaya penguasaan sumber daya alam dan akses strategis.


Ia juga menekankan bahwa perwira TNI di masa depan memiliki tanggung jawab besar untuk mendukung pembangunan nasional, termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam yang berorientasi pada kepentingan bangsa.


Sementara itu, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengajak para Capaja mewarisi semangat juang Generasi 45 dengan menjunjung tinggi nilai patriotisme, nasionalisme, profesionalisme, dan integritas. Menurutnya, perwira masa depan dituntut menjadi pemimpin yang adaptif, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi, dinamika geopolitik global, ancaman siber, hingga perang informasi.


Di kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa soliditas dan sinergitas TNI-Polri merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas nasional. Ia berharap para Capaja tumbuh menjadi perwira yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap perubahan, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.


Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis TNI dan Polri dalam membentuk generasi perwira muda yang profesional, berintegritas, loyal, dan memiliki jiwa pengabdian tinggi. Selain memperkuat soliditas antarlembaga, kegiatan ini juga diharapkan menjadi bekal bagi para Capaja dalam mendukung pembangunan nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update