![]() |
| Menko AHY bersama para pemangku kepentingan usai penandatanganan MoU pengembangan BIJB Kertajati. |
Majalengka, MP----- Pemerintah terus mempercepat transformasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menjadi pusat industri dirgantara nasional sebagai bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT BIJB Kertajati yang berlangsung Senin (20/7/2026) serta disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
AHY menegaskan, Kertajati memiliki posisi strategis untuk membangun ekosistem industri dirgantara yang terintegrasi. Selain didukung ketersediaan lahan yang luas, kawasan tersebut juga terkoneksi dengan Kawasan Rebana dan Pelabuhan Patimban sehingga dinilai ideal sebagai pusat pengembangan industri penerbangan nasional.
"Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen menjadikan Kertajati sebagai pusat industri dirgantara nasional yang terintegrasi. Kawasan ini memiliki potensi besar untuk mengembangkan fasilitas maintenance, repair and overhaul (MRO), produksi, pengujian pesawat, hingga inovasi teknologi kedirgantaraan, termasuk pengembangan pesawat karya anak bangsa seperti N-219," ujar AHY.
Menurut AHY, pengembangan Kertajati tidak hanya memperkuat kemandirian industri dirgantara Indonesia, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, pengembangan UMKM, serta tumbuhnya ekonomi kreatif di wilayah sekitar.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam membangun industri dirgantara nasional agar mampu bersaing di tingkat global dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain penting di sektor kedirgantaraan dunia.
(Ns/MP)
