-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Kemenag Sijunjung Tinjau MATAMUDA di Ponpes Darul Falah, Fokus Bentuk Karakter dan Adaptasi Santri Baru

Jumat, 17 Juli 2026 | Juli 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-17T11:50:23Z
Kepala Kemenag Kabupaten Sijunjung, Oktovarisman, MH dan Kasi PD Pontren WAN Eka Putra, MPd meninjau hari pertama kegiatan MASA TAARUF MURID MADRASAH) Senen 13 juli 2026.


Sijunjung, MP----- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sijunjung melakukan pemantauan pelaksanaan hari pertama Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di Pondok Pesantren Darul Falah, Lubuk Tarok, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pembinaan sekaligus pengenalan lingkungan pesantren bagi para santri baru.

Kegiatan MASA TAARUF MURID MADRASAH 13-17 Juli 2026 dimulai dengan sholat dhuha bersama, zikir dan solawat bersama di pimpin langsung pimpinan PP Darul falah lubuk Tarok Fauzan Azmi, LC, M.Pd.


Kepala Kemenag Sijunjung, Oktovarisman, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Wan Eka Putra, meninjau langsung rangkaian kegiatan yang diawali dengan salat dhuha berjamaah, zikir, serta pembacaan selawat bersama yang dipimpin Pimpinan Ponpes Darul Falah, Fauzan Azmi.


Oktovarisman memberikan apresiasi atas penyelenggaraan MATAMUDA yang dinilai mampu membangun karakter peserta didik sejak awal memasuki lingkungan pesantren.


"Kami berharap Pondok Pesantren Darul Falah terus berkembang dan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memberi manfaat bagi agama, bangsa, dan negara," ujarnya.


Sementara itu, Wan Eka Putra menegaskan masa taaruf memiliki peran penting dalam membantu santri beradaptasi dengan kehidupan pesantren sekaligus memahami tata tertib yang berlaku.


"Melalui kegiatan ini, santri diharapkan lebih siap menjalani proses pendidikan dengan disiplin dan semangat menuntut ilmu," katanya.


Pimpinan Ponpes Darul Falah, Fauzan Azmi, menyampaikan terima kasih atas dukungan Kemenag Sijunjung terhadap pelaksanaan program orientasi santri baru yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026.


Selain mendapat apresiasi dari pemerintah, pelaksanaan MATAMUDA juga memperoleh dukungan dari Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Nof Hendra. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk santri yang berkarakter dan berakhlak.


Ia juga mendorong penguatan kurikulum pesantren melalui peningkatan literasi digital, penguasaan bahasa asing, serta pengembangan kewirausahaan berbasis pesantren agar lulusan memiliki daya saing di tingkat regional maupun nasional.


Selama sepekan, peserta MATAMUDA akan mengikuti berbagai materi, mulai dari pengenalan budaya pesantren, tata tertib, praktik ibadah, wawasan kebangsaan, hingga pembinaan keagamaan sebagai bekal menjalani pendidikan di Pondok Pesantren Darul Falah.

(Nf/red)

×
Berita Terbaru Update