![]() |
| Pengurus DPN ASANTARA mengikuti rapat perdana yang menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk penguatan organisasi media online nasional. |
Padang, MP----- Langkah awal menuju lahirnya organisasi media online berskala nasional resmi dimulai. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) menggelar rapat perdana pengurus di Padang, Rabu (1/7/2026), sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah kebijakan strategis menghadapi perkembangan industri media digital di Indonesia.
Rapat yang dipimpin Ketua Umum DPN ASANTARA, Drs. H. Marlis, MM, berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan komitmen membangun organisasi yang profesional, independen, serta berorientasi pada penguatan kualitas pers nasional.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pengurus, di antaranya Faizal Budiman, Darmen, Zulfadli, Mukhtisar, Zuhelmi Boy, Maichel Firmansyah, Fitrya Sari, dan Alisar. Selain menjadi forum silaturahmi perdana, rapat juga menghasilkan berbagai keputusan penting sebagai fondasi organisasi.
Beberapa agenda strategis yang disepakati meliputi penyempurnaan struktur kepengurusan DPN ASANTARA, percepatan proses legalitas organisasi, penyusunan program kerja jangka pendek, penetapan Pakta Integritas bagi seluruh pengurus dan anggota, pembangunan jaringan sinergi pemberitaan antaranggota di berbagai daerah, hingga penetapan sekretariat sebagai pusat koordinasi organisasi di tingkat nasional.
Rapat juga menetapkan target pelaksanaan Deklarasi dan Pengukuhan DPN ASANTARA yang dijadwalkan paling lambat pada September 2026. Agenda tersebut diproyeksikan menjadi tonggak resmi berdirinya organisasi media online yang mengusung nilai profesionalisme, independensi, integritas, serta kolaborasi dalam memperkuat ekosistem pers nasional.
Untuk mempersiapkan kegiatan tersebut, pengurus membentuk panitia pelaksana dengan susunan Ketua Mukhtisar, Sekretaris Zulfadli, dan Bendahara Mislinda.
Suasana rapat semakin optimistis ketika Ketua Umum DPN ASANTARA mengumumkan kesediaan tokoh nasional H. Leonardi Harmaini, mantan Anggota DPD RI, untuk bergabung sebagai Ketua Dewan Penasehat DPN ASANTARA.
Kehadiran Leonardi Harmaini dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat kredibilitas organisasi sekaligus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Dukungan tokoh nasional tersebut diharapkan mampu mempercepat langkah DPN ASANTARA dalam membangun organisasi media yang memiliki visi kebangsaan serta berkontribusi terhadap penguatan demokrasi melalui pers yang sehat.
Ketua Umum DPN ASANTARA, Drs. H. Marlis, MM, menyampaikan bahwa kepercayaan dari berbagai tokoh bangsa merupakan amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata dan konsistensi dalam membangun organisasi.
"Kepercayaan yang diberikan kepada DPN ASANTARA menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi seluruh pengurus untuk menghadirkan organisasi yang profesional, independen, berintegritas, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kehidupan demokrasi melalui pers yang berkualitas," ujarnya.
Menurut Marlis, DPN ASANTARA tidak hanya hadir sebagai wadah berhimpunnya pemilik media online, tetapi juga ingin menjadi rumah bersama bagi insan media yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, meningkatkan kompetensi anggotanya, serta membangun kolaborasi nasional dalam menghasilkan pemberitaan yang akurat, berimbang, edukatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan fondasi organisasi yang terus diperkuat dan dukungan berbagai tokoh nasional, DPN ASANTARA optimistis mampu berkembang menjadi salah satu organisasi media online yang diperhitungkan di Indonesia. Rapat perdana ini menjadi penanda dimulainya langkah besar membangun ekosistem media digital yang adaptif, profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan industri pers di era transformasi digital.
(Red)
