-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Keluhan Pendaftaran Online Poltekpel Sumbar Muncul, Humas Pastikan Semua Kendala Siap Ditangani

Senin, 29 Juni 2026 | Juni 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-29T13:30:01Z
Anggi Minanda, Staf PPID dan Kehumasan Poltekpel Sumatera Barat, berfoto bersama sejumlah wartawan usai memberikan penjelasan terkait layanan penerimaan calon taruna dan penanganan kendala sistem pendaftaran online di Kampus Poltekpel Sumbar, Senin (29/6/2026).


Padang Pariaman, MP — Sejumlah orang tua calon taruna baru Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat mengaku kebingungan setelah mengalami kendala saat mengikuti proses penerimaan peserta didik baru secara daring. Mereka telah menyelesaikan tahapan pendaftaran melalui sistem online, termasuk membayar biaya administrasi, namun ketika datang ke kampus justru memperoleh informasi bahwa masa pendaftaran telah berakhir.


Situasi tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan orang tua. Mereka mempertanyakan mengapa sistem pendaftaran masih dapat diakses jika proses penerimaan telah dinyatakan ditutup.


"Kalau memang pendaftaran sudah ditutup, kenapa sistemnya masih bisa diakses sampai kami melakukan pembayaran? Kami jadi bingung, termasuk mengenai dana yang sudah kami transfer," ujar salah seorang wali calon siswa yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.


Menanggapi keluhan tersebut, Staf PPID dan Kehumasan Poltekpel Sumatera Barat, Anggi Minanda, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (29/6/2026), menjelaskan bahwa persoalan tersebut dipicu adanya gangguan teknis pada sistem pendaftaran berbasis web.


Menurut Anggi, jadwal resmi penerimaan dibagi dalam tiga gelombang, yakni Gelombang I berlangsung 30 Januari hingga 30 Maret, Gelombang II pada 1 April hingga 18 Mei, sedangkan Gelombang III semula dijadwalkan 19 Mei hingga 22 Juni 2026.


"Beberapa waktu lalu memang terjadi gangguan pada website. Setelah dilakukan perbaikan oleh tim IT, ada penyesuaian jadwal sehingga masa pendaftaran diperpanjang sampai 30 Juni 2026. Setiap ada kendala pada sistem, kami langsung berkoordinasi dengan tim IT agar segera diperbaiki. Biasanya tidak membutuhkan waktu lama," jelasnya.


Ia menegaskan, Poltekpel Sumbar membuka berbagai jalur komunikasi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan selama proses pendaftaran. Selain datang langsung ke kampus, calon peserta maupun orang tua dapat menghubungi layanan yang tersedia melalui website maupun WhatsApp resmi Humas.


"Kami selalu berupaya membantu. Kalau ada yang datang dari luar daerah atau mengalami kendala, silakan menghubungi kami. Bahkan nomor telepon petugas juga kami berikan agar komunikasi lebih mudah," katanya.


Dalam kesempatan itu, Anggi bahkan langsung menghubungi salah seorang orang tua calon siswa yang sebelumnya menyampaikan keluhan kepada media. Dari hasil komunikasi tersebut diketahui persoalan yang terjadi lebih disebabkan oleh miskomunikasi.


Orang tua tersebut sebelumnya meminta informasi kepada bagian Diklat, sementara layanan informasi pendaftaran berada di bawah PPID dan Kehumasan. Setelah mendapatkan penjelasan, persoalan dapat diselesaikan dengan baik dan komunikasi kembali berjalan positif.


"Kami ingin masyarakat merasa terbantu. Kalau ada yang belum jelas mengenai persyaratan, tahapan seleksi, atau proses administrasi, jangan ragu bertanya. Kami siap memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman," tutur Anggi.


Ia menambahkan, minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di Poltekpel Sumatera Barat terus meningkat setiap tahun. Karena itu, pihak kampus juga aktif melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah di Sumatera Barat agar semakin banyak generasi muda mengenal pendidikan vokasi di bidang pelayaran.


"Selama ini banyak taruna berasal dari keluarga pelaut. Ke depan kami berharap masyarakat umum juga semakin tertarik. Kami ingin semakin banyak putra-putri Minangkabau yang memilih berkarier di dunia maritim dan berhasil diterima di Poltekpel Sumatera Barat," pungkasnya.


Pihak Poltekpel Sumatera Barat mengimbau masyarakat yang mengalami kendala selama proses pendaftaran agar tidak ragu menghubungi layanan resmi kampus sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan transparan.

(Rj/M/Red)

×
Berita Terbaru Update