![]() |
| Petugas gabungan melakukan pengungkapan dugaan laboratorium gelap narkotika di kawasan Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. |
Sinergi Bea Cukai, BNN, dan Aparat Penegak Hukum Bongkar Dugaan Pusat Produksi Narkotika di Padang
Padang, MP----- Kemitraan yang terjalin baik antara insan pers dan jajaran Bea Cukai Teluk Bayur kembali terlihat dalam suasana hangat silaturahmi yang berlangsung di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Teluk Bayur, Kamis (25/6/2026).
Di tengah perbincangan santai bersama sejumlah awak media, Kepala KPPBC Teluk Bayur Suryana melalui Bagian Penindakan dan Penyidikan (P2), Aan, mengungkap informasi penting yang pada hari itu tengah menjadi perhatian aparat penegak hukum. Saat para jurnalis berdiskusi mengenai berbagai isu pengawasan kepabeanan dan cukai, Aan menyampaikan bahwa tim gabungan sedang melaksanakan penggerebekan di wilayah Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Informasi tersebut sontak menarik perhatian para wartawan. Pasalnya, lokasi yang dimaksud diduga menjadi tempat produksi narkotika yang beroperasi secara tersembunyi di kawasan perbukitan.
"Beberapa hari sebelum dilakukan penggerebekan, tim kami sudah lebih dulu turun melakukan pemantauan ke daerah tersebut. Medannya cukup berat. Saat masuk ke lokasi, banyak anjing yang menggonggong sehingga diduga keberadaan petugas terdeteksi dan target sempat melarikan diri," ungkap Aan.
Menurutnya, keberadaan lokasi tersebut terungkap setelah aparat melakukan pengembangan terhadap kasus peredaran narkotika yang sebelumnya berhasil diungkap di Tangerang. Dari hasil penyelidikan, muncul informasi bahwa sumber produksi narkotika diduga berada di Kota Padang.
Berbekal informasi tersebut, tim kemudian melakukan mitigasi dan pemetaan lokasi secara cermat. Petugas menelusuri sebuah gubuk yang berada di kawasan perbukitan Tarantang yang diduga dijadikan sebagai laboratorium clandestine atau laboratorium gelap untuk memproduksi narkotika.
"Informasi awal menyebutkan ada sebuah gubuk di perbukitan yang digunakan sebagai tempat produksi narkotika. Dari situ dilakukan pendalaman dan pemetaan sebelum operasi dilaksanakan," jelasnya.
Operasi Senyap di Medan Sulit
Pengungkapan kasus ini menunjukkan kompleksitas pemberantasan narkotika yang kini tidak lagi hanya dilakukan di kawasan perkotaan, tetapi juga merambah lokasi-lokasi terpencil yang sulit dijangkau. Medan berbukit, akses terbatas, serta berbagai kendala di lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi aparat dalam mengungkap jaringan narkotika yang semakin canggih.
Di balik operasi tersebut, terlihat adanya sinergi antarinstansi yang kuat. Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan aparat penegak hukum lainnya bekerja sama dalam rangka memutus mata rantai produksi dan distribusi narkotika yang berpotensi merusak generasi bangsa.
Berdasarkan surat undangan resmi Direktorat Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Nomor UND/1/VI/DR/PB.02/2026/Dit.P2 tertanggal 24 Juni 2026, BNN RI menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus Clandestine Lab Narkotika Golongan I yang berlokasi di Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Kasus tersebut menjadi salah satu pengungkapan penting karena mengindikasikan adanya aktivitas produksi narkotika dalam skala tertentu yang dilakukan secara tersembunyi di wilayah Sumatera Barat.
Komitmen Melindungi Masyarakat
Pengungkapan laboratorium gelap narkotika ini menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam menjaga masyarakat dari ancaman narkoba. Selain menindak pelaku, langkah pengungkapan sumber produksi dinilai jauh lebih strategis karena dapat memutus rantai pasokan sejak dari hulunya.
Bagi masyarakat sekitar, keberhasilan aparat menemukan lokasi tersebut juga memberikan rasa aman. Keberadaan tempat produksi narkotika di kawasan permukiman maupun perbukitan tentu menjadi ancaman serius apabila tidak segera ditindak.
Dalam kesempatan itu, Aan juga menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dan media massa dalam memberikan informasi yang dapat membantu aparat melakukan pengawasan serta penindakan terhadap berbagai tindak pidana, termasuk peredaran narkotika.
Sinergi antara aparat penegak hukum, masyarakat, dan insan pers dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mengungkap berbagai kejahatan yang berdampak luas terhadap keamanan dan masa depan bangsa.
Pengungkapan kasus di Tarantang ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perang melawan narkotika masih membutuhkan kewaspadaan bersama. Di balik sunyinya perbukitan dan gubuk sederhana yang tampak tak mencurigakan, aparat berhasil membongkar dugaan aktivitas ilegal yang berpotensi merusak ribuan kehidupan.
