-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Pemilihan Damai dan Badunsanak, Tiga Calon Wali Nagari Tapakih Paparkan Visi Misi Jelang Hari Pencoblosan

Sabtu, 20 Juni 2026 | Juni 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-20T06:53:09Z
Tiga calon Wali Nagari Tapakih memaparkan visi dan misi kepada masyarakat menjelang H-7 pelaksanaan Pilwana 2026.


Padang Pariaman, MP----- Memasuki H-7 pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Langsung Wali Nagari Antar Waktu (Pilwana) Nagari Tapakih, suasana demokrasi di tengah masyarakat semakin terasa. Tiga calon Wali Nagari Tapakih secara resmi menyampaikan visi dan misi sekaligus menandatangani pakta integritas pemilihan damai dan badunsanak, Jumat (20/6/2026).


Ketiga calon yang akan bertarung dalam kontestasi tersebut yakni nomor urut 1 Zulhapendi, nomor urut 2 Adnaldi Syam, S.Hum, dan nomor urut 3 Lasminal.


Kegiatan yang berlangsung di hadapan unsur pemerintahan nagari, tokoh masyarakat, ninik mamak, pemuda, serta warga setempat itu menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan kondusivitas selama proses demokrasi berlangsung.


Dalam suasana penuh kekeluargaan, masing-masing calon memaparkan gagasan, program prioritas, serta arah pembangunan Nagari Tapakih ke depan. Selain itu, penandatanganan pakta integritas menjadi simbol kesepakatan bersama untuk mengedepankan etika politik yang santun, menghindari konflik, serta menjadikan pesta demokrasi sebagai ajang mempererat persaudaraan sesama anak nagari.


Penjabat Wali Nagari Tapakih, Ad Kusnandar, SE, menegaskan bahwa pemilihan wali nagari bukan sekadar memilih seorang pemimpin, tetapi menentukan masa depan pembangunan nagari dalam beberapa tahun mendatang.


"Pemilihan wali nagari ini adalah untuk kemajuan nagari dan masyarakat Nagari Tapakih. Masyarakatlah yang akan menentukan nasib nagarinya sendiri melalui pilihan yang bijaksana dan bertanggung jawab," ujarnya saat memberikan sambutan.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta menghindari perpecahan akibat perbedaan pilihan politik.


Di sisi lain, masyarakat menaruh harapan besar terhadap pemimpin yang nantinya terpilih. Mereka menginginkan sosok yang tidak hanya mampu menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga hadir secara nyata di tengah-tengah warga.


Sejumlah warga berharap pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama mengingat Nagari Tapakih memiliki potensi yang sangat besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun kekayaan sosial budaya yang dimiliki.


"Nagari Tapakih memiliki potensi yang luar biasa. Kami berharap pemimpin yang terpilih nantinya benar-benar fokus membangun kualitas pendidikan, pemberdayaan generasi muda, dan menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat," ungkap salah seorang tokoh masyarakat.


Harapan lainnya, wali nagari terpilih diharapkan menjadi pemimpin yang responsif terhadap persoalan warga, mudah ditemui, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.


Warga juga menginginkan adanya pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan pelaku usaha kecil, penguatan sektor pertanian, serta program pembinaan kepemudaan yang berkelanjutan agar potensi anak nagari dapat berkembang secara maksimal.


Semangat "pemilihan damai dan badunsanak" yang diusung dalam PLWANA Nagari Tapakih diharapkan menjadi teladan dalam pelaksanaan demokrasi di tingkat nagari, bahwa perbedaan pilihan tidak boleh memutus tali persaudaraan yang selama ini terjalin erat.


Kini, masyarakat Nagari Tapakih bersiap menyongsong hari pemungutan suara dengan harapan besar lahirnya pemimpin yang amanah, visioner, dekat dengan rakyat, dan mampu membawa nagari menuju kemajuan yang berkelanjutan.

(MP/EG)

×
Berita Terbaru Update