-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Jalan Provinsi di Dharmasraya Rusak Parah, Warga Minta Pemprov Sumbar Segera Bertindak

Sabtu, 25 Juli 2026 | Juli 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-25T05:57:12Z
Pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor melintasi ruas Jalan Provinsi yang dipenuhi lubang dan kerusakan di Jorong Tarantang, Jumat (24/7/2026).


Koto Baru, MP----- Kondisi Jalan Provinsi yang melintasi Jorong Tarantang, Nagari Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, memerlukan perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan pantauan langsung Tim Momen Pembangunan (MP) di lokasi pada Jumat (24/7/2026), sekitar 500 meter ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.


Aspal di sejumlah titik terlihat pecah, berlubang, bergelombang, bahkan sebagian badan jalan telah hancur sehingga membahayakan pengguna jalan. Kerusakan itu tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.


Warga setempat mengaku kondisi jalan terus memburuk dalam beberapa waktu terakhir. Selain menjadi jalur penghubung antarwilayah, ruas jalan provinsi tersebut juga merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari angkutan hasil pertanian hingga mobilitas pelajar dan pekerja.


"Saat musim hujan, lubang-lubang di jalan tertutup genangan air sehingga pengendara sulit mengetahui kedalamannya. Sudah beberapa kali pengendara motor hampir terjatuh," ujar Rudi (43), warga Jorong Tarantang, kepada Tim MP.


Hal senada disampaikan Yanti (36) yang berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. Menurutnya, kerusakan jalan semakin meluas dan jika dibiarkan akan membutuhkan biaya penanganan yang lebih besar.


"Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Kami berharap jangan menunggu sampai terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa baru dilakukan perbaikan," katanya.


Sementara itu, seorang sopir angkutan barang, Andi (47), mengungkapkan kendaraan yang melintas harus memperlambat laju untuk menghindari lubang-lubang besar di badan jalan. Kondisi tersebut menyebabkan waktu tempuh menjadi lebih lama dan berpotensi meningkatkan biaya operasional kendaraan.


Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar segera melakukan survei lapangan dan menetapkan langkah penanganan, baik berupa perbaikan sementara maupun rehabilitasi menyeluruh terhadap ruas jalan tersebut.


Warga menilai keberadaan infrastruktur jalan yang layak merupakan kebutuhan mendasar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, kelancaran distribusi barang, serta keselamatan pengguna jalan. Karena itu, mereka meminta persoalan ini menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya.


Pantauan Tim MP menunjukkan kerusakan tersebar di beberapa titik sepanjang ruas jalan tersebut. Apabila tidak segera ditangani, kondisi jalan dikhawatirkan akan semakin memburuk, terutama memasuki musim penghujan, sehingga berpotensi menghambat aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.


Masyarakat berharap instansi terkait segera merespons aspirasi ini dengan tindakan nyata agar akses transportasi kembali aman, nyaman, dan mampu menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial warga di wilayah Jorong Tarantang dan sekitarnya.

(M.Amin/MP)

×
Berita Terbaru Update