-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Panen Raya TNI Terintegrasi Perkuat Ketahanan Pangan, Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 | Juli 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-18T23:23:36Z
Presiden Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Menko Pangan Zulkifli Hasan menekan tombol sebagai tanda dimulainya Panen Raya TNI Terintegrasi di Lanud Abdulrahman Saleh, Malang.


Malang, MP----- Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diperkuat melalui Panen Raya TNI Terintegrasi yang berlangsung serentak di 43 titik di Indonesia. Kegiatan yang menggabungkan panen tebu, padi, dan kedelai tersebut dipusatkan di Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026), serta dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.


Dalam laporannya, Panglima TNI menyampaikan bahwa kehadiran Presiden menjadi motivasi besar bagi seluruh jajaran TNI dan masyarakat untuk terus mengakselerasi program strategis pemerintah di sektor pangan. Menurutnya, keterlibatan TNI tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional.


Panglima TNI menjelaskan, TNI Angkatan Udara mendampingi pengelolaan lahan tebu seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi sekitar 18,386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula. Sementara itu, TNI Angkatan Laut membina lahan kedelai seluas 2.432 hektare dengan hasil produksi mencapai 3.676 ton, disertai upaya pembukaan lahan baru guna meningkatkan produktivitas.


Di sektor pertanian padi, TNI Angkatan Darat melakukan pendampingan pada lahan seluas 479.659 hektare selama Juli 2026. Secara kumulatif, luas panen padi periode Januari hingga Juni 2026 telah mencapai 6,26 juta hektare dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras, atau menopang lebih dari 55 persen target produksi beras nasional tahun 2026.


Panglima TNI menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata kontribusi institusi TNI dalam mendukung agenda strategis pemerintah sekaligus memperkuat fondasi kemandirian pangan nasional.


"Panen raya ini adalah bukti nyata TNI hadir memperkuat kemandirian pangan dan memajukan perekonomian bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045," ujar Jenderal TNI Agus Subiyanto.


Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas pelaksanaan Panen Raya TNI Terintegrasi yang digelar serentak di berbagai daerah. Menurut Presiden, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan menunjukkan bahwa ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang harus dikerjakan secara bersama-sama.


Presiden berharap sinergi lintas sektor tersebut terus diperkuat agar Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas pasokan pangan nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update