![]() |
| Foto bersama penutupan Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026. |
Pulau Punjung, MP----- Di balik megahnya Auditorium Kabupaten Dharmasraya pada Sabtu (25/07/2026), tersimpan sebuah potret nyata tentang arti penting keberadaan negara di tengah masyarakat. Penutupan Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026 bukan sekadar ajang seremonial pengumuman pemenang, melainkan panggung pembuktian bagaimana kepedulian pemerintah—baik pusat maupun daerah—dapat mengubah gerakan kesejahteraan keluarga menjadi penggerak perubahan nasional.
Dalam helatan tersebut, Kecamatan Pulau Punjung sukses menahbiskan diri sebagai Juara Umum setelah mengumpulkan nilai tertinggi di berbagai cabang perlombaan. Keberhasilan ini diumumkan langsung oleh Ketua Dewan Juri yang juga Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Dharmasraya, Hj. Rafnelly Rafki.
Namun, pesan yang menggema jauh melampaui raihan piala tersebut adalah sebuah panggilan sinergi: bagaimana pemerintah pusat dan daerah dapat terus hadir merawat api semangat para pejuang kesejahteraan keluarga di garis depan.
Sentuhan Nyata Pemerintah: Menghubungkan Pusat dan Daerah
Membacakan sambutan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Sekretaris Daerah Medison menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berdiri teguh memberikan dukungan penuh bagi gerakan PKK. Sebab, 10 Program Pokok PKK bukan sekadar agenda organisasi, melainkan pondasi utama dari program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup rakyat.
Di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani, Dharmasraya terus menunjukkan pentingnya penguatan jejaring hingga ke tingkat nasional. Kepedulian pemerintah pusat yang menyatu dengan komitmen pemerintah daerah, didukung oleh dunia usaha serta pemangku kepentingan, menjadi kunci utama agar pembangunan tidak berhenti pada infrastruktur fisik semata.
"Pembangunan sejati bukan hanya tentang megahnya bangunan, melainkan tentang investasi pada manusia. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah jembatan yang memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga-keluarga di tingkat tapak," pukas Medison.
Inspirasi Dari Rakyat, Dipupuk Oleh Kepedulian Negara
Para kader PKK adalah teladan nyata tentang pengabdian tanpa pamrih. Mereka bekerja merawat persatuan, menekan stunting, hingga meningkatkan ekonomi keluarga di tengah masyarakat Dharmasraya yang majemuk.
Momentum Jambore PKK ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kebijakan—baik di tingkat kementerian/lembaga pusat maupun pemerintah daerah—bahwa gerakan swadaya masyarakat seperti PKK membutuhkan perhatian, ruang, dan alokasi sumber daya yang berkelanjutan. Ketika pemerintah pusat dan daerah menaruh perhatian besar pada penguatan SDM di tingkat lokal, hasilnya adalah masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
"Menang atau kalah bukanlah tujuan akhir. Yang paling penting adalah kebersamaan, persaudaraan, dan semangat untuk bersama-sama mewujudkan Dharmasraya yang sejahtera dan merata," tegas Medison.
Menatap Panggung Provinsi: Bukti Ketangguhan Daerah
Menutup sambutannya, Medison mengajak seluruh kader menjadikan jambore ini sebagai batu loncatan untuk bersiap menghadapi Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
"Kita memiliki identitas dan keunggulan yang harus ditunjukkan. Persiapkan diri sebaik mungkin agar mampu membawa nama baik Dharmasraya di tingkat provinsi," tambahnya.
Kisah dari Dharmasraya ini memberikan pesan kuat kepada seluruh elemen pemerintahan di Indonesia: ketika pemerintah pusat dan daerah menaruh kepedulian nyata pada kader-kader pembangunan di tingkat akar rumput, dari sanalah Indonesia yang maju dan sejahtera benar-benar dibangun.
(Idul Fitri/MP)
