![]() |
| Khairunas dan Bahlil Lahadalia berfoto bersama setelah pertemuan membahas pengembangan SDA Solok Selatan. |
Jakarta, MP----- Bupati Solok Selatan Khairunas bersama Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda melakukan pertemuan dan diskusi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil Lahadalia. Pertemuan tersebut membahas potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Solok Selatan serta peluang pengembangannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Khairunas mengatakan, Solok Selatan memiliki potensi SDA yang perlu dikelola secara optimal agar mampu memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat.
“Dalam pertemuan ini, kami membahas potensi dan pengembangan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Solok Selatan, serta bagaimana potensi tersebut dapat dikelola secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat,” ujar Khairunas.
Menurutnya, kekayaan SDA Solok Selatan tidak boleh hanya menjadi potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pengelolaan yang tepat diharapkan dapat menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita ingin kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Solok Selatan tidak hanya menjadi potensi, tetapi benar-benar mampu menjadi daya ungkit ekonomi, membuka lapangan kerja, mendorong investasi, dan meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.
Khairunas menegaskan, upaya tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.
Ia berharap dukungan dan kolaborasi tersebut dapat mempercepat pengembangan potensi SDA Solok Selatan secara terarah dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Insya Allah, dengan kolaborasi dan langkah yang tepat, potensi besar Solok Selatan dapat kita dorong menjadi kekuatan ekonomi baru yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutur Khairunas.
Pertemuan dengan Menteri ESDM tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam mendorong pengelolaan potensi daerah sekaligus membuka peluang investasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(SL/red)
