![]() |
| Personel TNI dikerahkan membantu penanganan dan pemulihan pascagempa di NTT. |
Nusa Tenggara Timur, MP----- Memasuki hari keenam pascagempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat dukungan terhadap penanganan bencana dan pemulihan masyarakat terdampak.
![]() |
| TNI menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa di NTT. |
Hingga Kamis (20/8/2026), sebanyak 5.254 personel TNI telah dikerahkan untuk membantu penanganan di wilayah terdampak. Ribuan personel tersebut mendukung berbagai kebutuhan di lapangan, mulai dari distribusi bantuan hingga membantu proses pemulihan masyarakat.
Untuk menunjang mobilitas dan operasi kemanusiaan, TNI juga mengerahkan 27 unit alat utama sistem senjata (alutsista) yang terdiri dari 21 pesawat, lima kapal perang Republik Indonesia (KRI), dan satu Kapal ADRI.
Penggunaan alutsista tersebut difokuskan untuk mendukung pergerakan personel, pengiriman logistik dan bantuan kemanusiaan, serta berbagai tugas penanganan bencana di wilayah terdampak.
Pada hari keenam penanganan, TNI kembali menyalurkan 42,300 ton bantuan kepada masyarakat. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI sejak awal penanganan bencana mencapai 293,617 ton.
TNI bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, serta berbagai instansi terkait terus memperkuat koordinasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Selain distribusi bantuan, sinergi lintas instansi juga diarahkan untuk mempercepat penanganan di lapangan dan mendukung proses pemulihan masyarakat di wilayah yang terdampak gempa.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat sekaligus mendukung percepatan pemulihan pascabencana di NTT.
(puspen/red)

