![]() |
| Maigus Nasir menyambut penuh keakraban warga Nias di Rumah Dinas Wawali Padang. |
Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang terus memperkuat hubungan antardaerah sekaligus merawat harmoni di tengah keberagaman masyarakat. Komitmen itu terlihat dalam pertemuan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dengan Wakil Bupati Nias Arota Lase bersama sejumlah warga Nias yang berdomisili di Kota Padang, di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Padang, Minggu (9/8/2026).
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi momentum mempererat silaturahmi, pertemuan tersebut juga membuka ruang komunikasi antara Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Kabupaten Nias, serta komunitas masyarakat Nias yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial Kota Padang.
Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Bupati Nias dan masyarakat Nias. Ia menilai keberadaan warga dari berbagai daerah dan latar belakang merupakan bagian penting dari kekuatan sosial Kota Padang.
“Keberagaman yang ada di Kota Padang adalah kekuatan. Kita ingin seluruh masyarakat, apa pun latar belakangnya, dapat hidup rukun, saling menghargai, dan bersama-sama berkontribusi membangun Kota Padang,” ujar Maigus Nasir.
Menurutnya, hubungan baik antara pemerintah daerah tidak hanya penting dalam konteks pemerintahan, tetapi juga dapat memperkuat jejaring sosial dan kebersamaan masyarakat. Karena itu, komunikasi antarpemerintah dan antarkomunitas perlu terus dibangun secara terbuka dan berkesinambungan.
Maigus menegaskan, Kota Padang merupakan rumah bersama bagi masyarakat dengan beragam suku, budaya dan daerah asal. Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal sosial dalam menjaga persatuan sekaligus mendorong pembangunan kota agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat.
“Kita harus terus menjaga suasana yang harmonis. Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi energi untuk membangun kota secara bersama-sama,” katanya.
Kunjungan Wakil Bupati Nias bersama warga Nias di Kota Padang diharapkan semakin memperkuat hubungan emosional dan kelembagaan antara Padang dan Nias. Silaturahmi tersebut juga menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada kekuatan hubungan antarmanusia dan persaudaraan lintas daerah.
Bagi Kota Padang, keberagaman bukan sekadar realitas sosial, melainkan aset yang harus dirawat. Dengan komunikasi, toleransi dan kolaborasi, perbedaan latar belakang dapat menjadi kekuatan bersama untuk menciptakan kota yang semakin inklusif, aman dan maju.
(MP)
