-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Menginspirasi Indonesia: Bupati Perempuan Minang Annisa Suci Ramadhani, Sosok Bundo Kanduang Modern yang Dorong Kemandirian dan Profesionalisme Pers Digital

Rabu, 05 Agustus 2026 | Agustus 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-05T07:37:26Z
Bupati Annisa Suci Ramadhani memberikan arahan saat pelantikan Pengurus PWI Dharmasraya periode 2026–2029.


Dharmasraya, MP----- Sosok kepemimpinan perempuan Minangkabau kembali mencuri perhatian publik nasional. Menjadi simbol Bundo Kanduang modern yang penuh inspirasi, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengobarkan semangat kemandirian dan profesionalisme pers dalam menghadapi pesatnya era digitalisasi.


Hal tersebut ditegaskan oleh bupati perempuan muda nan visioner ini saat menghadiri dan memberikan arahan pada pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya periode 2026-2029 di Auditorium Dharmasraya, Selasa (04/08/2026).


Dalam sambutannya, Annisa mengajak PWI untuk berdiri di garis terdepan sebagai pionir insan pers yang berkompeten, tangguh, dan memegang teguh etika jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.


"Di tengah persaingan ketat informasi digital saat ini, rekan-rekan wartawan harus menjadi jurnalis yang berkompeten dan profesional. Sajikan berita-berita yang akurat, terpercaya, dan berimbang untuk masyarakat," tegas Annisa.


Terbuka Terhadap Kritik demi Kemajuan Daerah


Sebagai pemimpin perempuan yang responsif dan inklusif, Annisa memandang media massa bukan sekadar penyampai pesan, melainkan mitra strategis dan pilar kontrol sosial yang esensial. Ia secara terbuka mengapresiasi daya kritis insan pers dalam mengawal pembangunan di Dharmasraya.


"Semenjak saya dilantik, berita yang cukup mendominasi adalah mengenai jalan berlubang hingga jembatan yang rusak. Namun, berita itu benar adanya. Saya menjadikannya sebagai bahan evaluasi nyata untuk segera ditindaklanjuti. Ini membuktikan bahwa fungsi kontrol pers berjalan dengan sangat baik," ungkap putri dari Bupati pertama Dharmasraya tersebut.


Ia mengingatkan agar profesionalisme tetap menjaga marwah media, sehingga pers tidak kehilangan kepercayaan dan tidak ditinggalkan oleh pembacanya di era modernisasi ini.


Pendidikan Politik dan Integritas Kepemimpinan


Menyikapi dinamika politik nasional—termasuk maraknya isu Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terhadap oknum kepala daerah—Bupati Annisa mengimbau PWI untuk mengambil peran edukatif dalam mencerdaskan masyarakat, khususnya menjelang perhelatan Pilkada.


Media diharapkan mampu mengedukasi publik agar cerdas memilih sosok pemimpin yang berintegritas dan benar-benar berkualitas demi terwujudnya kesejahteraan rakyat.


"Mudah-mudahan pengurus baru PWI Kabupaten Dharmasraya mampu memberikan warna baru, energi positif, serta menjadi inspirasi di tengah-tengah masyarakat," pungkasnya.


Apresiasi PWI Sumbar dan Harapan Sinergi Berkelanjutan


Gayung pun bersambut. Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Nafis, menyampaikan rasa kagum dan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar sang Bupati terhadap keberlangsungan serta kapasitas insan pers di daerah.


Widya menegaskan bahwa sebagai pilar keempat demokrasi, wartawan siap menjalankan fungsi sosialnya secara kompeten. Namun, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi bersama pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) demi menciptakan pers yang independen dan mandiri.


"Tanpa adanya dukungan konkret dari pemerintah daerah, harapan mewujudkan insan pers yang benar-benar kompeten dan profesional di era digital ini tentu akan sulit tercapai," tutur Widya.


Kemitraan harmonis antara Bupati Annisa dan PWI ini menjadi cerminan nyata bagaimana nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau bersinergi dengan modernisasi, melahirkan kepemimpinan daerah yang akuntabel sekaligus mendorong pers Indonesia ke arah yang makin bermartabat.

(Idul Fitri/MP)

×
Berita Terbaru Update