Salido, MP----- Kebahagiaan menyelimuti pasangan Nadila dan Yanda yang resmi mengikat janji suci pernikahan dalam balutan adat Minangkabau. Prosesi akad nikah telah dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 13.00 WIB di Balai Lamo Salido, Jalan Asrama TNI No. 60, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Mengusung nuansa adat yang kental dengan dominasi warna merah marun dan emas, kedua mempelai tampil anggun mengenakan busana pengantin khas Minangkabau. Keindahan prosesi adat berpadu dengan suasana khidmat, menjadi simbol bersatunya dua keluarga dalam ikatan yang sakral dan penuh makna.
Rangkaian kebahagiaan dilanjutkan dengan resepsi pernikahan yang digelar pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, di lokasi yang sama. Acara tersebut diperkirakan akan dihadiri keluarga besar, sahabat, tokoh masyarakat, serta berbagai tamu undangan dari dalam maupun luar daerah.
Pemimpin Redaksi momenpembaruan.com, Darmen Rajo Alam, menyampaikan apresiasi atas undangan yang diterimanya dari Idul Fitri, SH., MH., selaku Kepala Perwakilan/Jurnalis Media Momen Pembaruan wilayah Pesisir Selatan.
"Insyaallah saya hadir pada pesta yang digelar Sabtu ini (1 Agustus 2026). Semoga kedua mempelai menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, diberikan keberkahan dalam mengarungi bahtera rumah tangga, serta senantiasa menjadi pasangan yang saling menguatkan dalam suka maupun duka," ujar Darmen Rajo Alam.
Menurutnya, sebuah pesta pernikahan bukan sekadar seremoni penyatuan dua insan, melainkan momentum mempererat tali silaturahmi antarkeluarga, sahabat, dan masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta pelestarian adat dan budaya Minangkabau yang tercermin dalam setiap prosesi menjadi kekayaan budaya yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Undangan digital pernikahan pasangan Nadila dan Yanda juga mengangkat pesan spiritual melalui kutipan Surah Ar-Rum ayat 21, yang mengingatkan bahwa Allah SWT menciptakan pasangan hidup agar manusia memperoleh ketenteraman, kasih sayang, dan cinta dalam membangun rumah tangga.
Semoga ikatan suci yang telah terjalin menjadi awal kehidupan baru yang penuh keberkahan, menghadirkan kebahagiaan bagi kedua mempelai beserta keluarga besar, serta menjadi inspirasi bahwa cinta, komitmen, dan nilai-nilai agama merupakan fondasi utama dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan langgeng.
(Red/MP)
