![]() |
| Maigus Nasir melihat langsung perkembangan pembangunan Huntap bagi warga terdampak banjir bandang. |
Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang terus mempercepat penyediaan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang dan hingga kini masih menempati hunian sementara (Huntara).
Komitmen tersebut terlihat dari peninjauan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir ke sejumlah lokasi pembangunan Huntap pada Rabu (12/8/2026). Peninjauan dilakukan di kawasan Tanah Sungkai, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, serta kawasan Bumi Perkemahan, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan perkembangan pembangunan sekaligus melihat kesiapan lokasi yang nantinya menjadi tempat tinggal baru bagi warga terdampak bencana.
Selain kawasan Tanah Sungkai, Pemko Padang menyiapkan pembangunan Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang. Pada tahap pertama, telah tersedia lahan sekitar 2,8 hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan 141 unit rumah.
Progres pembangunan di lokasi tersebut kini telah mendekati 50 persen. Capaian ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mempercepat proses pemulihan pascabencana, terutama bagi warga yang masih bertahan di Huntara di sejumlah lokasi Kecamatan Pauh dan Koto Tangah.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan bahwa pembangunan Huntap tidak hanya menyangkut pembangunan fisik rumah, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak bencana dapat segera kembali menjalani kehidupan secara lebih layak dan aman.
Menurut Maigus, peninjauan lapangan diperlukan untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan, mengidentifikasi kendala yang mungkin muncul, serta memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Pemerintah Kota Padang terus memantau perkembangan pembangunan Huntap ini agar prosesnya berjalan sesuai target. Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat terdampak bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman dan memberikan kepastian untuk kembali menata kehidupan,” ujar Maigus Nasir.
Ia menambahkan, keberadaan Huntap menjadi bagian penting dari agenda pemulihan pascabencana di Kota Padang. Pemerintah tidak ingin masyarakat terlalu lama berada dalam kondisi hunian sementara tanpa kepastian mengenai tempat tinggal permanen.
Dengan progres pembangunan yang telah mendekati separuh pekerjaan, Pemko Padang berharap pembangunan Huntap di Bumi Perkemahan Balai Gadang dapat terus dikebut tanpa mengabaikan kualitas dan ketepatan pelaksanaan.
Pembangunan Huntap di dua kawasan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan pascabencana di Kota Padang mulai memasuki tahap pemulihan jangka panjang. Setelah fase tanggap darurat dan penyediaan Huntara, pemerintah kini diarahkan pada pengembalian kehidupan masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal permanen.
Bagi warga terdampak banjir bandang, Huntap bukan sekadar bangunan baru, melainkan titik awal untuk kembali membangun kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
(Pd/red)
