![]() |
| Fadly Amran menekankan pentingnya kualitas material dan kerapian dalam setiap pembangunan di Kota Padang. |
Padang, MP----- Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa kualitas harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan fisik yang dilaksanakan Pemerintah Kota Padang sepanjang 2026. Pembangunan tidak boleh sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi harus menghasilkan infrastruktur yang rapi, kuat, berkualitas, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Fadly Amran saat mendengarkan paparan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait progres sekaligus rencana pekerjaan fisik tahun anggaran 2026.
Dalam pemaparan tersebut, sejumlah OPD menyampaikan perkembangan program dan kegiatan fisik di masing-masing sektor. Di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Fadly meminta setiap OPD tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran maupun target penyelesaian pekerjaan. Menurutnya, mutu hasil pembangunan harus menjadi ukuran penting dalam pelaksanaan setiap proyek pemerintah.
“Jangan hanya mengejar pekerjaan selesai. Kita harus memastikan kualitasnya benar-benar baik, material yang digunakan berkualitas, dan pengerjaannya rapi,” tegas Fadly.
Ia menekankan, penggunaan material yang sesuai standar menjadi bagian penting untuk memastikan bangunan maupun infrastruktur pemerintah memiliki usia manfaat yang panjang. Karena itu, proses pelaksanaan pekerjaan harus diawasi secara serius sejak tahap perencanaan hingga pekerjaan dinyatakan selesai.
Selain kualitas material, Fadly juga menyoroti aspek kerapian hasil pekerjaan. Ia mengingatkan agar pembangunan yang dilakukan pemerintah memberikan wajah yang baik bagi kota sekaligus menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat.
“Setiap pembangunan harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Kita ingin hasilnya tidak hanya bagus ketika baru selesai, tetapi juga mampu bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurut Fadly, pembangunan fisik merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat infrastruktur perkotaan. Karena itu, koordinasi antar-OPD serta pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan harus terus diperkuat.
Ia meminta seluruh perangkat daerah yang memiliki program pembangunan fisik untuk bekerja secara terukur, transparan, dan bertanggung jawab. Setiap pekerjaan harus mengacu pada perencanaan serta ketentuan teknis yang berlaku.
“Uang yang digunakan adalah uang masyarakat. Karena itu, setiap pembangunan harus memberikan hasil terbaik dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Padang,” kata Fadly.
Evaluasi terhadap progres pekerjaan fisik tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang memastikan seluruh program pembangunan 2026 berjalan sesuai target, dengan tetap mengedepankan kualitas dan akuntabilitas.
Pemerintah Kota Padang berharap pembangunan yang dilaksanakan tahun ini tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi fondasi bagi pengembangan kota yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan.
(Pd/red)
