-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Jelang Pelantikan Hakim Agung, FORSIMEMA Soroti Rekam Jejak Sugiyanto di Lingkungan Mahkamah Agung

Selasa, 01 September 2026 | September 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T08:04:10Z


Jakarta, MP----- Mahkamah Agung Republik Indonesia dijadwalkan menggelar pengambilan sumpah dan pelantikan Hakim Agung baru pada Rabu, 2 September 2026. Salah satu nama yang mendapat perhatian adalah Sugiyanto, S.H., M.H., yang akan mengemban amanah sebagai Hakim Agung pada Kamar Pidana.


Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung (FORSIMEMA), Syamsul Bahri, menyampaikan apresiasi atas pengangkatan Sugiyanto. Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan kelembagaan peradilan, khususnya dalam penanganan perkara pidana di tingkat Mahkamah Agung.


Syamsul menilai Sugiyanto memiliki pengalaman panjang di lingkungan peradilan dan birokrasi hukum. Rekam jejak tersebut, kata dia, menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai hakim agung.


“Pelantikan Bapak Sugiyanto, S.H., M.H. sebagai Hakim Agung Kamar Pidana merupakan wujud nyata atas dedikasi, integritas, dan rekam jejak panjang yang beliau torehkan di dunia peradilan,” ujar Syamsul dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).


Ia juga menyebut Sugiyanto merupakan putra daerah asal Kota Kediri, Jawa Timur, yang dinilai telah menunjukkan perjalanan karier di bidang hukum dan peradilan.


Menurut Syamsul, pengalaman Sugiyanto di lingkungan Mahkamah Agung, termasuk pernah menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia, menjadi salah satu bagian dari perjalanan pengabdiannya sebelum mendapat amanah sebagai Hakim Agung.


FORSIMEMA berharap pengalaman birokrasi dan pemahaman terhadap tata kelola kelembagaan peradilan tersebut dapat menjadi bekal bagi Sugiyanto dalam menjalankan fungsi yudisialnya secara profesional dan independen.


“Dengan pengalaman yang dimiliki, kami berharap beliau dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat kualitas putusan serta memberikan rasa keadilan bagi masyarakat pencari keadilan,” kata Syamsul.


Pelantikan Sugiyanto bersama Hakim Agung lainnya diharapkan turut memperkuat komposisi Mahkamah Agung dalam menangani perkara pada tingkat kasasi maupun peninjauan kembali (PK).


FORSIMEMA juga berharap kehadiran hakim agung baru dapat mendorong terwujudnya lembaga peradilan yang semakin profesional, transparan, berintegritas, dan berorientasi pada keadilan substantif.


“Yang paling penting adalah bagaimana amanah sebagai Hakim Agung dapat dijalankan dengan menjunjung tinggi independensi, integritas, dan supremasi hukum,” pungkas Syamsul.

(Red)

×
Berita Terbaru Update