![]() |
| Suasana rumah duka Agustini di Komplek Filano Jaya I, Parak Karakah, Padang, Kamis (3/9/2026). |
Padang, MP----- Suasana duka menyelimuti kediaman Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA), Drs. H. Marlis, MM, C.Med., di Komplek Filano Jaya I Blok C 3 No. 1, Parak Karakah, Kota Padang, Kamis (3/9/2026).
![]() |
| Keluarga besar mengikuti prosesi pemakaman Agustini di TPU Tunggul Hitam. |
Sejak pagi, rumah duka didatangi keluarga, kerabat, warga dan sejumlah relasi yang datang bertakziah untuk menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Agustini, kakak perempuan Marlis, dalam usia 71 tahun.
Almarhumah meninggal dunia pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di RS SPH Padang. Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah pada Kamis pagi dipersiapkan untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, Kota Padang.
Sekitar pukul 08.30 WIB, rangkaian persiapan pemakaman berupa memandikan hingga mengafani jenazah telah selesai dilaksanakan. Jenazah kemudian diletakkan di atas keranda dan dibawa keluar rumah untuk prosesi pelepasan.
Di halaman rumah duka, suasana haru semakin terasa ketika tokoh warga setempat memimpin prosesi pelepasan jenazah. Para pelayat berdiri mengelilingi keranda, mengikuti rangkaian penghormatan terakhir dengan penuh khidmat.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Marlis, MM, C.Med., selaku adik almarhumah sekaligus Ketua Umum DPN ASANTARA, mewakili keluarga besar menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pelayat yang telah meluangkan waktu hadir dan memberikan doa.
Marlis juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila semasa hidupnya Agustini pernah melakukan kesalahan, baik melalui ucapan maupun perbuatan.
Ia meminta agar segala kekhilafan almarhumah dapat dimaafkan dan diikhlaskan.
Permohonan tersebut disambut para pelayat dengan ungkapan maaf secara serentak. Momen itu menjadi salah satu bagian paling mengharukan dalam prosesi pelepasan, sekaligus menjadi simbol bahwa kepergian seorang manusia diiringi doa dan keikhlasan dari orang-orang yang ditinggalkan.
Setelah prosesi pelepasan selesai, jenazah kemudian dibawa menuju masjid terdekat untuk disalatkan. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menggunakan mobil ambulans menuju TPU Tunggul Hitam Padang.
Dimakamkan dengan Khidmat
Setibanya di TPU Tunggul Hitam, prosesi pemakaman berlangsung lancar dan khidmat. Keluarga serta pelayat mengikuti proses penguburan hingga selesai.
Usai jenazah dimakamkan, keluarga besar kemudian melakukan prosesi tabur bunga dan siraman di atas pusara. Rangkaian penghormatan terakhir tersebut menjadi simbol kasih sayang sekaligus bentuk penghormatan keluarga kepada almarhumah.
Prosesi kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin salah seorang anggota keluarga. Doa dipanjatkan agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhumah, menerima amal ibadahnya serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
Kepergian Agustini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Namun, rangkaian pemakaman yang berlangsung penuh kekhidmatan menunjukkan kuatnya kebersamaan keluarga, kerabat dan warga dalam mengantarkan almarhumah menuju peristirahatan terakhir.
Bagi keluarga yang ditinggalkan, doa menjadi bentuk cinta terakhir yang dapat diberikan kepada seseorang yang telah berpulang. Sementara bagi para pelayat, kehadiran mereka menjadi wujud kepedulian dan penghormatan sekaligus penguat bagi keluarga untuk menerima ketetapan Allah SWT dengan penuh keikhlasan.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
Semoga almarhumah Agustini mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan dan keikhlasan.
Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
(Red)

