-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Apresiasi untuk Pejuang Pemulihan, Bupati Solok Serahkan Reward kepada 187 Petugas Satpol PP dan Damkar

Minggu, 18 Oktober 2026 | Oktober 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-18T07:27:50Z
Penyerahan reward menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Solok terhadap petugas yang membantu mempercepat pemulihan pascabencana.


Arosuka, MP----- Di balik upaya memulihkan wilayah terdampak banjir bandang di Arosuka, terdapat dedikasi para petugas yang bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka turun langsung membantu membersihkan material sisa bencana demi mempercepat pemulihan lingkungan dan mengembalikan aktivitas masyarakat. Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian tersebut, Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menyerahkan reward berupa sembako dan uang lelah kepada 187 petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok.

Bupati Solok memberikan apresiasi berupa sembako dan uang lelah kepada 187 petugas atas dedikasi dan kerja keras mereka di lapangan.


Penyerahan apresiasi itu berlangsung di Rumah Dinas Bupati Solok, Jumat (16/10/2026), dihadiri Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Asril, bersama jajaran.

Bupati Solok Jon Firman Pandu menyerahkan reward kepada petugas Satpol PP dan Damkar yang terlibat dalam pembersihan pascabencana banjir bandang di Arosuka.


Bagi Pemerintah Kabupaten Solok, penghargaan tersebut bukan sekadar bantuan material, melainkan wujud perhatian terhadap para petugas yang telah mencurahkan tenaga dan waktu dalam membantu penanganan dampak bencana. Di tengah kondisi pascabencana, semangat pengabdian dan gotong royong menjadi kekuatan penting untuk mempercepat pemulihan daerah.

Bupati Solok bersama jajaran Satpol PP dan Damkar mendorong semangat gotong royong demi mempercepat pemulihan pascabencana.


Dalam pertemuan tersebut, Bupati Jon Firman Pandu turut menanyakan secara langsung mengenai penyaluran uang lelah bagi seluruh petugas yang terlibat dalam pembersihan material pascabencana di Arosuka. Hal itu dilakukan untuk memastikan hak para petugas mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Sebanyak 187 petugas Satpol PP dan Damkar menerima reward sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dalam penanganan pascabencana di Arosuka.


Menanggapi pertanyaan tersebut, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Asril, menjelaskan bahwa uang lelah telah disalurkan kepada seluruh petugas yang terlibat. Namun, jumlah yang diterima belum sepenuhnya lengkap dan kekurangannya akan diberikan melalui tahap penyaluran berikutnya.

Para petugas Satpol PP dan Damkar mendapat apresiasi atas kontribusi mereka dalam membersihkan material sisa banjir bandang di Arosuka.


Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel Satpol PP dan Damkar serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembersihan pascabencana.


Menurutnya, dedikasi, kerja keras, dan semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Kolaborasi antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat merupakan modal sosial yang harus terus dipelihara, terutama ketika daerah menghadapi situasi darurat.


“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada semuanya. Mudah-mudahan Solok bisa segera pulih seperti sebelumnya,” ungkapnya.


R3P Menjadi Bagian dari Langkah Pemulihan


Selain memberikan penghargaan kepada para petugas, Bupati Solok juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyerahkan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).


Dokumen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong tahapan pemulihan pascabencana agar dapat berjalan secara terencana. Pemerintah daerah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi bisa segera ditindaklanjuti sehingga masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.


Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembersihan material yang menghambat aktivitas warga, tetapi juga membutuhkan kerja sama lintas sektor, perencanaan yang matang, serta keterlibatan masyarakat dalam membangun kembali kondisi wilayah.


Dalam konteks tersebut, peran petugas Satpol PP dan Damkar menjadi salah satu bagian dari kerja bersama yang mendukung penanganan dampak bencana. Pengabdian mereka di lapangan memperlihatkan bahwa tugas pelayanan publik tidak berhenti pada rutinitas kedinasan, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.


Menjaga Semangat Gotong Royong


Penyerahan reward kepada 187 petugas ini diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam membantu masyarakat. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pemulihan daerah membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh unsur.


Pemerintah daerah, petugas lapangan, dan masyarakat diharapkan terus menjaga semangat gotong royong, baik dalam menghadapi dampak bencana saat ini maupun ketika diperlukan dalam situasi mendatang.


Dengan kebersamaan, kepedulian, dan langkah pemulihan yang berkelanjutan, Kabupaten Solok diharapkan dapat segera bangkit dari dampak banjir bandang di Arosuka. Sebab, di balik setiap upaya pemulihan, terdapat kerja kolektif yang menjadi fondasi untuk membangun kembali kehidupan masyarakat yang lebih baik.


(BUYA)

×
Berita Terbaru Update