![]() |
| Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar. |
Tanah Datar, MP----- Semangat memperkokoh nilai-nilai Pancasila mengemuka dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 di Kabupaten Tanah Datar. Upacara yang berlangsung khidmat digelar di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Rabu (1/10/2026), dengan Komandan Kodim (Dandim) 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Upacara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, pelajar, hingga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Peringatan tersebut tidak hanya menjadi agenda kenegaraan, tetapi juga momentum untuk kembali mengingat perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu masyarakat Indonesia.
Dalam amanatnya, Dandim 0307/TD menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak dimaknai sebatas kegiatan seremonial. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pancasila adalah dasar filsafat negara dan pandangan hidup bangsa yang telah teruji. Hari ini kita mengenang jasa para pahlawan revolusi dan menegaskan bahwa ideologi Pancasila adalah final sebagai pemersatu bangsa,” ujar Hendriyana dalam amanat tertulisnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Tanah Datar menjaga persatuan melalui praktik sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Toleransi antarumat beragama, semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dinilai menjadi bagian penting dari pengamalan nilai Pancasila.
Pesan tersebut semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang menghadirkan tantangan baru bagi kehidupan kebangsaan. Arus informasi yang cepat, menurutnya, perlu disikapi secara bijak agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu perpecahan.
“Di era digital ini, tantangan ideologi semakin kompleks. Kita harus cerdas memfilter informasi dan tidak terpecah belah oleh isu yang bertentangan dengan nilai luhur Pancasila. Mari kita rawat kebersamaan dan persatuan di Ranah Minang ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra yang turut menghadiri upacara mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan khidmat. Ia menilai keterlibatan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat menunjukkan pentingnya sinergi dalam menjaga persatuan di daerah.
“Alhamdulillah upacara berjalan khidmat. Ini menunjukkan bahwa semangat Pancasila masih menyala di hati masyarakat Tanah Datar. Kita doakan para pahlawan revolusi mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Anton.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tanah Datar menjadi pengingat bahwa menjaga ideologi negara bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan. Penguatan karakter kebangsaan juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia pendidikan, generasi muda, serta seluruh komponen daerah.
Di tengah perubahan sosial dan derasnya arus informasi digital, nilai persatuan, toleransi, gotong royong dan kecintaan terhadap tanah air menjadi modal penting untuk menjaga kehidupan masyarakat tetap harmonis serta memperkuat ketahanan sosial di daerah.
(Tn/MP)
