![]() |
| Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Balai Kota Padang Panjang. |
Padang Panjang, MP----- Semangat persatuan dan nasionalisme kembali digaungkan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kota Padang Panjang. Komandan Kodim (Dandim) 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., bertindak sebagai inspektur upacara yang digelar di halaman Balai Kota Padang Panjang, Rabu (28/10/2026).
Upacara yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati Pemuda untuk Indonesia” tersebut berlangsung khidmat dan diikuti unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat.
Turut hadir Wali Kota Padang Panjang H. Hendri Arnis, BSBA, Kapolres Padang Panjang, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LXI Kodim 0307/Tanah Datar, jajaran pejabat pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan undangan lainnya. Sementara itu, Marvel dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila Padang Panjang dipercaya sebagai komandan upacara.
Dalam amanat yang dibacakan inspektur upacara, ditegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak semestinya berhenti pada seremoni tahunan. Nilai sejarah 28 Oktober 1928 harus terus dihidupkan melalui sikap patriotisme, ketangguhan menghadapi tantangan, serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Generasi muda juga diingatkan bahwa kemajuan Indonesia tidak semata-mata ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan perkembangan teknologi. Kualitas sumber daya manusia, karakter, kecintaan terhadap tanah air, serta semangat gotong royong merupakan fondasi penting dalam menentukan masa depan bangsa.
Pemuda diharapkan tidak hanya berani menyampaikan gagasan dan cita-cita, tetapi juga mampu mengambil peran, bekerja keras, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Ilmu pengetahuan, kreativitas, inovasi, dan pengabdian perlu diwujudkan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, pemuda dituntut tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang produktif, harmonis, serta berorientasi pada kemajuan.
Semangat persatuan yang diwariskan para pendiri bangsa diharapkan terus menjadi pegangan generasi penerus. Sebab, masa depan Indonesia bukan hanya ditentukan oleh warisan sejarah, melainkan juga oleh keberanian, kerja nyata, dan kepedulian generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.
(Bt/MP)
