-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Kapolda Sumbar Berganti, Irjen Djati Wiyoto Abadhy Dapat Penugasan Baru

Sabtu, 03 Oktober 2026 | Oktober 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-03T02:59:21Z

Padang MP----- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat memasuki babak baru kepemimpinan setelah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah Polri.


Dalam rotasi tersebut, jabatan Kapolda Sumatera Barat yang sebelumnya diemban Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy beralih kepada Irjen Pol. Jawari.


Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari keputusan mengenai pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan turut mengalami pergantian.


Berdasarkan telegram tersebut, Irjen Djati Wiyoto Abadhy selanjutnya mendapat penugasan sebagai Perwira Tinggi Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri dalam rangka penugasan pada Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).


Sementara itu, Irjen Pol. Jawari dipercaya memimpin Polda Sumbar setelah sebelumnya menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri).


Pergantian pucuk pimpinan Polda Sumbar tersebut menjadi bagian dari rotasi besar di tubuh Polri. Berdasarkan laporan mengenai telegram yang sama, terdapat sejumlah Kapolda di berbagai wilayah Indonesia yang mengalami pergantian, termasuk Kapolda Metro Jaya, Maluku, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Jambi, Sumatera Utara, hingga sejumlah daerah lainnya.


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi. Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


Pergantian kepemimpinan di Polda Sumbar selanjutnya akan membawa tanggung jawab baru bagi pejabat yang menerima amanah. Kapolda memiliki peran penting dalam memastikan kesinambungan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, pelayanan publik, serta penguatan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.


Di Sumatera Barat, tantangan tersebut mencakup menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika sosial masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, memperkuat penanganan berbagai bentuk kejahatan, serta memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berjalan efektif.


Dengan ditunjuknya Irjen Jawari sebagai Kapolda Sumbar, perhatian publik kini tertuju pada arah kepemimpinan baru Polda Sumbar serta kesinambungan program dan kebijakan yang telah berjalan sebelumnya.


Sementara itu, penugasan baru Irjen Djati Wiyoto Abadhy di lingkungan Baintelkam Polri menunjukkan adanya pergeseran tugas dari kepemimpinan kewilayahan menuju penugasan di tingkat nasional.


Rotasi tersebut sekaligus menegaskan dinamika organisasi Polri yang menempatkan pergantian jabatan sebagai bagian dari kebutuhan institusi, penyegaran organisasi, serta pengembangan karier perwira.


(MP)

×
Berita Terbaru Update