![]() |
| Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri kegiatan Implementasi P5HAM di Balai Kota Padang, Jumat (2/10/2026). |
Padang, MP----- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan bahwa penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) tidak cukup hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik dan peningkatan kesejahteraan, tetapi juga harus tercermin dalam cara masyarakat menghargai dan memperlakukan setiap manusia.
Hal itu disampaikan Maigus saat menghadiri kegiatan Implementasi Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5HAM) di Provinsi Sumatera Barat, yang berlangsung di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Jumat (2/10/2026).
Menurut Maigus, HAM merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan. Setiap orang memiliki hak yang harus dihormati tanpa membedakan latar belakang, kondisi maupun status sosialnya.
“Persoalan HAM bukan hanya tentang pembangunan fisik atau materi, tetapi bagaimana kita mengakui, menghormati dan menghargai setiap manusia,” ujar Maigus.
Ia menilai pemahaman terhadap HAM sejalan dengan nilai-nilai yang telah lama hidup dalam budaya Minangkabau. Filosofi kehidupan masyarakat Minangkabau, kata dia, mengajarkan pentingnya menjaga hubungan antarmanusia dengan mengedepankan penghormatan, kepedulian dan rasa saling menghargai.
Karena itu, Maigus mendorong agar nilai-nilai penghormatan terhadap sesama tersebut terus diperkuat dalam kehidupan sosial maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat Minangkabau sesungguhnya mengajarkan kita untuk menghormati setiap manusia, tanpa melihat kondisi dan statusnya,” katanya.
Ia berharap implementasi P5HAM tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam pelayanan publik dan kehidupan masyarakat. Pemerintah daerah, menurutnya, memiliki peran penting memastikan setiap warga memperoleh perlakuan yang adil serta mendapatkan hak-haknya secara layak.
Kegiatan P5HAM tersebut terlaksana melalui dukungan dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPR RI Shadiq Pasadigoe bersama Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Barat.
Bagi Pemerintah Kota Padang, penguatan pemahaman HAM dinilai penting untuk membangun tata kelola pemerintahan yang semakin inklusif, sekaligus memastikan pembangunan berjalan dengan memperhatikan hak dan martabat seluruh warga.
(MP)
