![]() |
| Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan ceramah kepada peserta P4N LXX TA 2026 dan personel Lemhannas RI di Jakarta, Selasa (20/10/2026). |
Jakarta, MP----- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan nasional, mulai dari penanggulangan bencana alam hingga penguatan kerja sama pertahanan dengan negara-negara tetangga. TNI juga berkomitmen mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Agus Subiyanto saat memberikan ceramah kepada 110 peserta P4N LXX Tahun Anggaran 2026 bersama personel Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Gedung Auditorium Gajah Mada, Lemhannas RI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).
Dalam pemaparannya, Panglima TNI menyoroti pentingnya peran aktif TNI dalam membantu pemerintah menangani kondisi darurat, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah.
Ia menjelaskan, berbagai upaya terus dilakukan untuk mempercepat penanganan dampak bencana, salah satunya melalui penerapan modifikasi cuaca dengan menggunakan dry ice atau es kering.
“Saat ini penanggulangan bencana alam terus berlangsung dan TNI terus berupaya bagaimana asap itu cepat hilang. Sekarang pakai metode Dry Ice dan sudah berapa hari ini kita lakukan,” ujar Agus.
Menurutnya, kesiapsiagaan dan kemampuan merespons keadaan darurat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas TNI, terutama ketika masyarakat menghadapi bencana yang membutuhkan penanganan cepat dan koordinasi lintas sektor.
Selain aspek penanggulangan bencana, Panglima TNI turut menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan negara-negara tetangga. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui latihan bersama untuk memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, dan menjaga kekompakan dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan kawasan.
“Supaya kita juga dekat dengan negara tetangga kita ada latihan bersama, agar kita tetap kompak,” katanya.
Kerja sama pertahanan tersebut menjadi salah satu instrumen untuk mempererat hubungan antarmiliter sekaligus mendukung stabilitas dan keamanan kawasan. Hubungan yang terjaga dengan baik diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menghadapi tantangan bersama, termasuk persoalan keamanan yang membutuhkan kolaborasi antarnegara.
Menutup ceramahnya, Agus menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung dan menyukseskan program-program prioritas pemerintah. Dukungan itu diarahkan agar berbagai kebijakan pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Melalui kesiapsiagaan menghadapi bencana, penguatan kemitraan pertahanan, serta dukungan terhadap agenda pembangunan nasional, TNI diharapkan terus menjalankan perannya dalam menjaga keamanan sekaligus membantu mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.
(Puspen/MP)
