-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Jembatan Kemang Pratama Bekasi Rampung, AHY Tekankan Desain Tangguh dan Pentingnya Menjaga Sungai

Minggu, 01 November 2026 | November 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-01T10:21:12Z
AHY menerima pemaparan teknis dari petugas saat meninjau Jembatan Kemang Pratama.


Bekasi, MP----- Pembangunan jembatan di kawasan Kemang Pratama, Bekasi, kini telah rampung dan mulai dapat dimanfaatkan masyarakat. Infrastruktur tersebut dirancang dengan konsep konstruksi baru tanpa pilar penyangga di bagian tengah serta peninggian elevasi jembatan untuk meningkatkan keamanan saat debit air sungai meningkat.


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa desain baru tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan ketahanan infrastruktur dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama menjelang akhir tahun.


Menurut AHY, penghilangan pilar di tengah aliran sungai bertujuan meminimalkan risiko tersangkutnya sampah dan material bawaan arus. Sementara penyesuaian ketinggian jembatan dilakukan untuk memperbesar ruang bebas atau clearance area, sehingga aliran air dapat bergerak lebih leluasa ketika terjadi peningkatan debit.


Desain tersebut diharapkan membuat konstruksi jembatan lebih aman dan mampu menghadapi tekanan lingkungan, termasuk potensi banjir akibat curah hujan tinggi.


Meski pembangunan fisik telah selesai, AHY mengingatkan bahwa ketahanan infrastruktur tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan konstruksi. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan lingkungan juga menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko bencana.


"Saya kembali mengingatkan agar kita juga memuliakan sungai-sungai kita, menjaganya agar bersih dari limbah dan sampah. Pencegahan di hulu tetap menjadi kunci utama," tegas AHY.


Ia juga menekankan pentingnya menjadikan tata ruang sebagai panglima pembangunan. Menurutnya, perencanaan pembangunan harus memperhatikan keterpaduan kawasan dari hulu hingga hilir, termasuk keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan aliran sungai.


AHY menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.


Rampungnya jembatan Kemang Pratama diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun infrastruktur yang lebih adaptif terhadap perubahan kondisi lingkungan.


Pesan yang disampaikan AHY sekaligus menggarisbawahi bahwa pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Konstruksi yang kuat perlu ditopang pengelolaan sungai yang baik, penataan ruang yang disiplin, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.


(Ns/MP)

×
Berita Terbaru Update