Jakarta, MP----- Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan berkeadilan melalui dimulainya Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II. Sebanyak 104 Sekolah Rakyat akan dibangun di berbagai provinsi di Indonesia sebagai langkah strategis menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.
Sekolah Rakyat Tahap II dirancang sebagai lingkungan belajar yang menyeluruh dan berkelanjutan. Tidak hanya menyediakan ruang kelas, sekolah ini juga dilengkapi dengan asrama, dapur, area bermain, instalasi pengolahan limbah, botanical garden, serta berbagai fasilitas pendukung lain yang ramah lingkungan dan berorientasi pada tumbuh kembang peserta didik.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak dasar atas pendidikan yang layak.
“Negara tidak boleh absen dalam menyiapkan masa depan anak-anak bangsa. Sekolah Rakyat adalah ikhtiar kita agar tidak ada anak Indonesia yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi dan akses,” tegas Presiden Prabowo Subianto.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II mengedepankan kualitas, ketahanan bangunan, serta prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Kami memastikan Sekolah Rakyat dibangun dengan standar infrastruktur yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun ruang tumbuh bagi masa depan bangsa,” ujar Dody Hanggodo.
Melalui pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, pemerintah berharap tercipta ekosistem pendidikan yang inklusif, mendukung pembentukan karakter, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Pemerintah hadir untuk rakyat Indonesia.
Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak dalam menjalankan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
(bakom.ri/red)
